
Jakarta, Koranpelita.co – Kejaksaan Tinggi Papua Barat yang selama ini menumpang di bekas kantor Bupati Manokwari akan memiliki kantor sendiri yang modern seiring dibangunnya gedung kantor kejati berlokasi di Kompleks perkantoran Pemerintah Provinsi Papua Barat, Arfai Manokwari Barat.
Kepala Kejaksaan Tinggi Papua Barat Muhammad Syarifuddin mengatakan gedung kantor Kejati yang dibangun empat lantai di atas lahan seluas kurang lebih tiga hektar hingga kini pembangunnya masih terus dikerjakan oleh pihak kontraktor
“Insya Allah pembangunan fisik gedung Kejati Papua Barat secara menyeluruh selesai pada Desember 2024 sesuai kontrak pekerjaan,” kata Syarifuddin dalam percakapan dengan Koranpelita.co di Badiklat Kejaksaan (Kampus B), Ceger, Jakarta, Rabu (14/08/2024) sore
Syarifuddin mengungkapkan untuk biaya pembangunan gedung Kejati berasal dari Daftar Isian Pelaksana Anggaran (DIPA) pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) Kejaksaan Agung tahun 2023-2024.
“Sedangkan tanahnya memang berasal hibah dari Pemprov Papua Barat,” katanya seraya berharap dengan memiliki kantor sendiri akan memacu dan memicu kinerja dari jajarannya dalam melakukan upaya penegakan hukum serta memberi pelayanan yang terbaik kepada masyarakat di Papua Barat.
Adapun peletakan batu pertama atau groundbreaking pembangunan gedung Kejati dilakukan Kajati Pabar sebelumnya yakni Harli Siregar kini Kapuspenkum atau juru bicara dari Kejaksaan Agung pada akhir Desember 2023.
Sementara itu sejak Kejati Papua Barat berdiri tahun 2019, Syarifuddin yang dilantik pada Juli 2024 adalah Kajati Papua Barat ke lima. Adapun Kajati pertama adalah Yusuf (alm), ke dua Wilhelmus Lingitubun, ke tiga Juniman Hutagaol dan ke empat Harli Siregar.(yadi)


