
KORANPELITA.CO – Kejaksaan Negeri (Kejari) Demak mengambil bagian dalam upaya meningkatkan budaya literasi anak melalui program MAS JALI CINTA BACA (Mas Jaksa Kota Wali Cerdas dan Indah Lewat Tabiat Baca Anak).
Salah satu bentuk nyata program tersebut diwujudkan dengan menyerahkan sejumlah buku bacaan anak kepada Perpustakaan Daerah Kabupaten Demak, Senin, 7 September 2026.
Penyerahan buku berlangsung sekitar pukul 14.00 WIB di Perpustakaan Daerah Kabupaten Demak, Jalan Sultan Fatah Nomor 65, Nogorame, Bintoro, Kecamatan Demak.
Bantuan tersebut diserahkan oleh Kepala Kejaksaan Negeri Demak, Milono Raharjo, S.H., M.H., melalui Kepala Seksi Perdata dan Tata Usaha Negara, Elga Nur Fazrin, S.H., M.H.
Buku-buku tersebut diterima oleh Agung Hidayanto, S.Sos., M.M., selaku Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Demak.
Elga mengatakan, keterlibatan Kejari Demak dalam gerakan literasi merupakan bentuk kepedulian terhadap masa depan anak-anak di Kabupaten Demak.
“Jaksa tidak hanya memiliki peran dalam penegakan hukum, tetapi juga memiliki kepedulian terhadap pembangunan sumber daya manusia. Salah satunya melalui dukungan terhadap literasi baca anak,” ujar Elga, Demak, Jawa Tengah, Senin (7/9/2026).
Menurut Elga, kebiasaan membaca perlu ditanamkan sejak usia dini. Anak-anak perlu mendapatkan akses terhadap buku yang dapat menambah wawasan sekaligus memberikan nilai edukatif.
“Kami berharap buku-buku ini dapat dimanfaatkan dengan baik oleh anak-anak dan mampu menumbuhkan minat serta kebiasaan membaca sejak dini,” katanya.
Program “MAS JALI CINTA BACA” diharapkan tidak hanya menjadi kegiatan sesaat, tetapi dapat menjadi bagian dari gerakan bersama untuk membangun budaya literasi di Kabupaten Demak.
Sementara itu, Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Demak, Agung Hidayanto, menyambut baik dukungan Kejari Demak terhadap pengembangan literasi anak.
Ia menilai sinergi antara pemerintah daerah dan berbagai lembaga menjadi hal penting untuk memperluas gerakan membaca di tengah masyarakat.
“Kami menyampaikan apresiasi atas kepedulian Kejaksaan Negeri Demak terhadap literasi anak. Bantuan buku ini tentunya sangat bermanfaat untuk menambah koleksi bacaan yang dapat dimanfaatkan masyarakat, khususnya anak-anak,” ujar Agung.
Ia berharap kolaborasi serupa dapat terus dikembangkan sehingga perpustakaan semakin diminati sebagai tempat belajar dan menambah pengetahuan.
“Harapannya anak-anak semakin tertarik datang ke perpustakaan, membaca, dan menjadikan kegiatan membaca sebagai kebiasaan positif,” tambahnya.
Kejari Demak menilai budaya membaca memiliki kaitan erat dengan upaya menyiapkan generasi yang memiliki pengetahuan, kemampuan berpikir kritis dan karakter yang baik.
Karena itu, gerakan literasi anak juga dipandang sebagai salah satu investasi jangka panjang dalam menyiapkan sumber daya manusia berkualitas untuk menyongsong Indonesia Emas 2045.
Melalui program MAS JALI CINTA BACA, Kejari Demak berharap semakin banyak pihak yang ikut mengambil peran dalam membangun budaya membaca dan menciptakan lingkungan yang mendukung tumbuh kembang anak.
“Ini merupakan bagian dari ikhtiar bersama. Mencerdaskan anak bangsa bukan hanya tugas satu pihak, tetapi membutuhkan kolaborasi dari seluruh elemen masyarakat,” pungkas Elga. (Nungki)


