Korban Ledakan SPBE Cimuning Bertambah

Wakil Wali Kota Bekasi Abdul Harris Bobihoe saat melayat ke rumah duka korban ledakan SPBE Cimuning di Mustika Jaya.

Kota Bekasi, Koranpelita.co — Pemerintah Kota Bekasi menyampaikan belasungkawa mendalam atas bertambahnya jumlah korban meninggal dunia dalam insiden kebakaran dan ledakan di Stasiun Pengisian Bulk Elpiji (SPBE) di Kelurahan Cimuning, Kecamatan Mustika Jaya. Hingga saat ini, total korban jiwa tercatat menjadi empat orang.

Peristiwa tragis yang terjadi pada Rabu (1/4/2026) tersebut masih menyisakan duka mendalam, terutama bagi keluarga korban yang terdampak langsung.

Wakil Wali Kota Bekasi, Abdul Harris Bobihoe, didampingi Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat serta Camat Mustika Jaya, mengunjungi rumah duka salah satu korban, Aulia Putri, di kawasan Mahkota Cimuning, Mustika Jaya.

Korban diketahui meninggal dunia setelah sebelumnya menjalani perawatan intensif di RSUD Kabupaten Bekasi akibat luka serius yang dideritanya.

BACA JUGA:  Program Keluarga Berintegritas Bersama KPK, Benyamin Ingatkan Lurah di Tangsel Bangun Budaya Antikorupsi dari Rumah

Dalam kunjungan tersebut, Wawali menyampaikan empati dan dukungan moril kepada keluarga korban, sekaligus menyerahkan santunan sebagai bentuk kepedulian pemerintah daerah.

“Kami turut berduka cita yang sedalam-dalamnya atas musibah ini. Semoga para korban mendapatkan tempat terbaik di sisi Allah SWT, dan keluarga yang ditinggalkan diberi kekuatan serta ketabahan,” ujar Harris Bobihoe.

Lebih lanjut, Pemerintah Kota Bekasi menegaskan komitmennya dalam menangani dampak pasca-kejadian secara cepat dan menyeluruh. Langkah-langkah yang telah dan akan dilakukan meliputi evaluasi total terhadap operasional SPBE, rencana relokasi fasilitas, serta penyaluran bantuan bagi warga terdampak.

Wawali menekankan bahwa upaya ini bertujuan untuk memastikan keselamatan masyarakat serta mencegah kejadian serupa di masa mendatang.

BACA JUGA:  Gubernur Banten  Tinjau KEK ETKI Banten: Realisasi Investasi Capai Rp1,9 Triliun, Serap Ribuan Tenaga Kerja

“Hari ini kami melakukan konsolidasi lintas pihak untuk evaluasi menyeluruh. Semua unsur terkait kami libatkan agar penanganan berjalan maksimal dan kejadian seperti ini tidak terulang,” tegasnya.

Pemerintah Kota Bekasi juga mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan mempercayakan proses penanganan kepada pihak berwenang, sembari terus memberikan dukungan kepada para korban dan keluarga. (D nu).

Redaktur 2
Latest posts by Redaktur 2 (see all)
BACA JUGA:  KNTI Demak Minta Jam Kerja Nelayan Kembali 12 Jam, DKP : Kuota BBM Terbatas