KORANPELITA.CO – Ubedilah Badrun salah satu akademisi yang diundang sebagai pembicara pada pertemuan nasional Kesatuan Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI) di Yogyakarta, Senin (18/8/2025).
Selain Ubedilah Badrun hadir juga Rocky Gerung (pemikir politik), Anthony Budiawan (ekonom), Mulyadi (pengamat politik UI), Hendrajit (Analis geopolitik), Refly Harun (ahli hukum Tata Negara), dll.
Ubedilah Badrun saat memberikan pandanganya dihadapan perwakilan KAMI dari seluruh Indonesia semacam memberikan warning kepada Prabowo Subianto bahwa pemerintahanya membawa cacat bawaan karenanya cacat bawaan harus segera dituntaskan terlebih dahulu. “Sebab kepercayaan dunia internasional dan publik nasional hanya mungkin menguat jika cacat bawaan diselesaikan dahulu, yaitu soal korupsi yang merajalela, para menteri yang performanya buruk dan cacat bawaan secara konstitusional,” tegas kang Ubed panggilan akrabnya.
Akademisi UNJ ini menambahkan bahwa situasi ekonomi Indonesia juga masih buruk, sudah mulai krisis fiskal, pengangguran terburuk se ASEAN, demokrasi makin rusak. “Ini situasinya morbid symptom, sakit parah tetapi tak kunjung datang harapan untuk sembuh, ini bahaya jika tak segera pulih, kita menuju middle income trap, yang sulit menuju negara maju,” terang Sosiolog Politik UNJ ini.
Selain memberikan peringatan kepada Prabowo, Ubedilah juga mengingatkan pentingnya kekuatan oposisi diluar partai politik. ” tetapi jika orang-orang KAMI tiba-tiba bergabung dengan pemerintahan Prabowo dan ngaco, saya akan kritik keras,” tandasnya. (red/*)



