Jakarta, Koranpelita.co – Jajaran satuan kerja (satker) pada Jaksa Agung Muda Pidana Militer (JAM Pidmil) terus menimba ilmu. Antara lain dengan mengikuti pelatihan penelusuran dan pemulihan aset yang diselenggarakan Kejaksaan Agung dan Tentara Nasional Indonesia (TNI) di Badan Pendidikan dan Pelatihan (Badiklat) Kejaksaan RI, Jumat (19/07/2024).
Kegiatan pelatihan dalam rangka pembekalan bagi Sumber Daya Manusia (SDM) pada Satker JAM Pidmil perihal “asset tracing” dan “asset recovery” tersebut mengambil tema “Penanganan Perkara Koneksitas yang Optimal melalui Kerja Sama TNI dan JAM Pidmil”.
Kepala Pusat Pemulihan Aset (PPA) pada Badan Pemulihan Aset (BPA) Kejaksaan Emilwan Ridwan yang hadir sebagai nara sumber atau pemateri memberikan sejumlah pembekalan kepada para peserta pelatihan “asset tracing” dan “asset recovery” ini.
Emilwan antara lain menekankan pentingnya jajaran JAM Pidmil untuk meningkatkan kemampuan dalam penelusuran aset. “Guna pemulihan aset yang optimal,” ucapnya.
Dia pun menyampaikan beberapa hal seputar peran dari kejaksaan pada bidang pemulihan aset. Begitupun mengenai ruang lingkup pemulihan aset, asas pemulihan aset. Serta perspektif beberapa Peraturan Menteri Keuangan terkait pemulihan aset.
Adapun kegiatan pelatihan tersebut diikuti sebanyak 50 peserta. Terdiri dari Kasubdit dan Kasubbag pada Jaksa Agung Muda Bidang Pidana Militer (JAMPIDMIL), Asisten Pidana Militer, Oditur dan satuan dari Babinkum TNI. (yadi)
- Data Abadi Febrie Bukan Gertakan, Kejagung Bongkar dan Usut Kasus Baru Penambangan Nikel Ilegal - 06/11/2026
- Kasus Tambang Batubara PT CCM, Kejagung Periksa Empat Saksi dan Geledah Hotel di Nunukan - 05/11/2026
- Empat Saksi Malah Meringankan, Febrie pun Apresiasi Profesionalisme Jaksa Kasusnya - 05/11/2026



