
Bekasi, koranpelita.co – Diduga akibat adanya konsleting pada bagian kelistrikan, sebuah mobil jenis Nissan Xtrail terbakar hebat di ruas tol MBZ km 37, Kecamatan Cikarang Pusat, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, Sabtu (20/07/2024) siang.
Menurut Gunardi Kepala Regu 1 Dinas Damkar Kabupaten Bekasi, peristiwa tersebut terjadi saat sopir yang mengendarai mobil tersebut melintas di ruas tol MBZ dari arah Jakarta menuju ke Cikampek. Tiba-tiba sopir melihat adanya asap tebal keluar dari bagian belakang mobil.
Hingga sopir terpaksa menghentikan laju kendaraannya di KM 37, dan api dengan cepat menghanguskan seluruh bagian kendaraan. Akibatnya juga arus lalu lintas di ruas tol MBZ arah Cikampek sempat mengalami kemacetan hingga 3 kilometer.
“Tadi kata pengemudinya itu ada asap dari sisi belakang langsung menimbulkan api gitu. Kronologis lengkapnya dia (sopir) tidak tau karena tau tau ada asap gitu di bagian belakang mobil. Terus langsung menimbulkan api,” kata Gunardi saat dikonfirmasi melalu panggilan telpon.
BACA JUGA : Waduh ! Selegram Cantik Diamankan Polsek Tambun, Promosikan Judi Online
Saat kejadian, kata Gunardi ada 3 orang berada didalam mobil tersebut, beruntung ketiganya berhasil menyelamatkan diri dari insiden terbakarnya mobil di ruas tol MBZ itu.
Lokasi kebakaran yang berada di ruas tol layang itu sempat membuat kesulitan petugas pemadam kebakaran mengakses lokasi tersebut. Sehingga harus memutar rute dari Karawang agar bisa mencapai ke titik lokasi.
“Jadi kesulitan kami itu karena aksesnya kita harus muter ke karawang barat tadi itu. Kita sampe ngelawan arah yg sisi kiri itu. Sampe di lokasi kita langsung lakukan pemadaman kemudian juga yang kebakar juga sudah hampir 90 persen tadi kendaraannya yang terbakar,” ungkapnya.
Empat unit mobil pemadam kebakaran dikerahkan dari Dinas Damkar Kabupaten Bekasi, Karawang dan Kota Bekasi. 30 menit kemudian, api yang berkobar hebat itu berhasil dipadamkan oleh petugas.
“Kalau dari Kabupaten Bekasi tadi satu unit, dan bantuan dari Kota Bekasi dua unit, dari Karawang satu unit. Untuk personilnya sekitar 20 orang keseluruhan semua gabungan dari Kabupaten Bekasi, Kota Bekasi dan Karawang,” ujarnya.
“Ya hampir 90 persen, udah kebakar semua, udah hancurlah,” tutupnya. (D nu).


