KORANPELITA.CO – Direktur Political and Public Policy Studies (P3S) Jerry Massie mengatakan, Presiden Jokowi sudah resmi tidak lagi bagian dari partai PDI Perjuangan. Hal tersebut dikatakannya kepada redaksi koranpelita.co dalam sambungan telepon, Jakarta, Senin (08/01/2024).
“Pada intinya Jokowi sudah menganggap bukan lagi di PDIP. Saya kira PDIP harus cepat tanggap, atas kode Jokowi tak hadir di HUT PDIP,” kata Jerry.
“Ini strategi saja kan, Jokowi pergi ke luar negeri. Ini untuk menghindar agar tak datang di HUT PDIP,” tambahnya.
Lanjut Jerry, Jokowi menyempatkan hadir di acara HUT ke-59 Golkar pada Oktober 2023 lalu, namun mengapa di PDIP justru tidak hadir.
Jerry menyebut bahwa Jokowi memang lebih nyaman dengan Golkar. Hal itu pernah disampaikan Jokowi dalam beberapa kesempatan.
“Indikator lain, Jokowi tak pernah merasa direndahkan bahkan keluarga Jokowi tak pernah diomongin hal-hal yang negatif oleh Golkar,” jelasnya.
Sementara di PDIP, lanjut Jerry, Jokowi tidak bisa lepas dari bayang-bayang Megawati Soekarnoputri. Julukan sebagai “petugas partai PDIP” pun selalu melekat di pundak mantan Walikota Solo ini.
“Jokowi sepertinya ingin sekali keluar dari intervensi Megawati. Memang secara psikologis Jokowi agak terluka tetapi dia memendam hal itu, ini tak disadari PDIP,” terangnya.
Masih kata Jerry, faktor lain yang membuat jarak hubungan kian menjauh saat penunjukan cawapres paslon Ganjar Pranowo tak melibatkan Jokowi.
“Mahfud ditunjuk saat dia di luar negeri. Jadi sejumlah faktor ini yang menyebabkan keretakan antara Jokowi dan Mega. Sejauh ini, publik juga mengetahui mulai dari Megawati dan Hasto sudah banyak melontarkan ‘kata-kata’ yang menyakiti keluarga Jokowi,” tuturnya.
Faktor pendukung lainnya, jelas saat ini anak Jokowi Gibran berada di gerbong beringin (Golkar) jadi itu juga alasan kuat dia akan berlabuh di Partai Golkar dan terlihat Jokowi beberapa kesempatan memakai dasi warna kuning di acara-acara kenegaraan.
Dimana sebelumnya diberitakan Sekretaris Jenderal (Sekjen) PDIP, Hasto Kristiyanto menyebut bahwa Jokowi akan melakukan kunjungan resmi ke negara Filipina dalam waktu dekat. Sehingga diperkirakan Jokowi tidak akan bisa hadir saat puncak peringatan HUT ke-51 PDIP yang dihelat pada Rabu (10/1) mendatang. (red1)



