KKM 17 Cibungbulang-Pamijahan Gelar Workshop

Para peserta Worksop penyusunan kisi-kisi dan pembuatan soal asesmen madrasah 2022/2023 menyimak paparan pengawas pembina Dadan Setiawan. (foto/ist)

Bogor, koranpelita.co-Kelompok Kerja Madrasah (KKM) 17 Cibungbulang-Pamijahan atau Cipami menggelar Workshop Penyusunan Kisi-kisi dan Soal tahun 2023, beberapa waktu lalu di MTs Bina Rahmah Pamijahan Bogor.

Hadir menjadi pembicara Pengawas Pembina Dadan Setiawan, Ketua KKM 17 Cipami Maman Suparman dan Ketua Panitia Fuput Haerul Fuad. Worksop juga diikuti sejumlah Wakil Kepala Madrasah Bidang Kurikukum dan para guru yang mengampu bidang studi di kelas sembilan.

Dadan Setiawan menjelaskan
Asesmen Madrasah Tahun 2023 diselenggarakan dalam rangka menjamin kualitas dan pencapaian standar kompetensi lulusan pada satuan pendidikan madrasah, di akhir jenjang pendidikan tahun pelajaran 2022/2023.

BACA JUGA:  Infodemik Dukono : Ketika Konten Viral Mengalahkan Peringatan Bencana

Asesmen Madrasah (AM) meliputi seluruh mata pelajaran yang diajarkan pada kelas akhir pada satuan pendidikan, baik kelompok mata pelajaran wajib maupun muatan lokal. Asesmen Madrasah (AM) diikuti oleh peserta didik pada akhir jenjang pendidikan pada Madrasah Ibtidaiyah (MI), Madrasah Tsanawiyah (MTs), Madrasah Aliyah (MA) dan Madrasah Aliyah Kejuruan (MAK).

“Asesmen sebagai salah satu persyaratan untuk penentuan kelulusan,”katanya.

Dadan juga menjelaskan bahwa pemerintah memberi wewenang penuh kepada satuan pendidikan untuk menyelenggarakan asesmen pada akhir jenjang pendidikan untuk mengukur pencapaian standar kompetensi lulusan bagi peserta didiknya.

Selain memaparkan pentingnya asesmen madrasah, Dadan Setiawan juga memberikan pemahaman kiat-kiat membuat kisi-kisi dan soal asesmen madrasah.

BACA JUGA:  Infodemik Dukono : Ketika Konten Viral Mengalahkan Peringatan Bencana

“Kisi-kisi yang baik itu mudah dibuat soalnya”kata Dadan.

Fuput Haerul Fuad berharap kegiatan workshop yang digelar KKM 17 Cipami dapat menciptakan guru mandiri dan berprestasi di KKM 17 Cipami.

“KKM 17 Cipami dapat menjadi pionir bagi KKM-KKM yang ada di lingkungan Kabupaten Bogor,” harap Fuput.

Maman Suparman berharap dengan kegiatan workshop ini para guru dapat mentransferkan dan berbagi ilmu kepada rekan-rekan sejawatnya.

“Pelatihan membuat kisi-kisi asemen madrasah ini dapat diaplikasikan di madrasah masing-masing,” ujar Maman. (zis)

Admin 4
Latest posts by Admin 4 (see all)
BACA JUGA:  Infodemik Dukono : Ketika Konten Viral Mengalahkan Peringatan Bencana