KORANPELITA.CO – Ketua DPRD Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, Ir. Hj. Metty Triantika, MT, mengajak masyarakat ikut mengawal pelaksanaan program pembangunan pemerintah daerah agar tepat sasaran dan manfaatnya dapat dirasakan secara langsung oleh masyarakat.
Ajakan tersebut disampaikan Metty saat melaksanakan reses masa persidangan I tahun sidang 2026–2027 di Desa Cibarengkok, Kecamatan Bojongpicung, Kabupaten Cianjur, Jumat (30/10/2026), yang dihadiri sekitar 150 warga dari berbagai unsur masyarakat.
Dalam pertemuan tersebut, Metty memaparkan sejumlah program pembangunan yang telah direalisasikan maupun yang masih dalam proses pengerjaan, sekaligus menyerap aspirasi masyarakat terkait kebutuhan pembangunan di wilayah tersebut.
“Saya berharap seluruh masyarakat terus mengawal program pembangunan yang sudah berjalan maupun yang sedang dikerjakan. Kita ingin setiap program benar-benar memberikan manfaat dan dirasakan langsung oleh masyarakat,” kata Metty.
Ia mengatakan reses merupakan bagian dari tanggung jawab anggota legislatif untuk mendengarkan aspirasi konstituen, sekaligus memastikan program pembangunan yang diperjuangkan melalui DPRD dapat berjalan sesuai kebutuhan masyarakat.
Menurut dia, keterlibatan masyarakat dalam mengawasi pembangunan menjadi bagian penting untuk meningkatkan efektivitas pelaksanaan program pemerintah daerah.
“Aspirasi masyarakat menjadi dasar penting bagi kami dalam memperjuangkan program pembangunan. Karena itu, komunikasi harus terus terjalin, bukan hanya ketika reses, tetapi juga dalam kehidupan sehari-hari,” katanya.
Kegiatan tersebut dihadiri perwakilan kelompok perempuan, pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), kelompok tani, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta unsur Muspika Kecamatan Bojongpicung.
Sinergi Pembangunan
Kepala Desa Cibarengkok, Asep Jalaludin Saleh, S.Sy., mengapresiasi kehadiran Ketua DPRD Kabupaten Cianjur yang dinilainya memberikan perhatian terhadap kebutuhan masyarakat desa.
Ia menyatakan kesiapan pemerintah desa untuk memperkuat koordinasi dengan DPRD dalam menyerap dan menindaklanjuti berbagai aspirasi warga, terutama yang berkaitan dengan pembangunan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.
“Kami siap bergandengan tangan bersama Ibu Metty Triantika untuk menyerap dan memperjuangkan aspirasi masyarakat Desa Cibarengkok. Kehadiran beliau menjadi kesempatan bagi warga untuk menyampaikan langsung berbagai kebutuhan pembangunan,” kata Asep.
Menurut dia, hubungan yang baik antara pemerintah desa dan lembaga legislatif diperlukan agar perencanaan pembangunan dapat diselaraskan dengan kebutuhan masyarakat di lapangan.
Asep juga menyampaikan apresiasi terhadap kedekatan Metty dengan masyarakat yang menurutnya menjadi salah satu kekuatan dalam membangun komunikasi antara warga dan wakil rakyat.
“Bagi kami, Bu Metty adalah sosok yang sangat baik dalam menjaga hubungan dengan masyarakat. Kami berharap perhatian dan kerja sama ini terus berlanjut demi kemajuan Desa Cibarengkok,” katanya.
Kedekatan Warga
Sementara itu, Ketua Pengurus Kecamatan (PK) Partai Golkar Kecamatan Bojongpicung, Asep Basuni, menilai Metty Triantika merupakan figur yang mampu menjaga kedekatan dengan masyarakat dari berbagai latar belakang.
Menurut dia, komunikasi yang dibangun Metty tidak hanya terbatas pada kader dan simpatisan Partai Golkar, tetapi juga menjangkau masyarakat secara luas.
“Kami sebagai kader Partai Golkar merasa bangga karena Ibu Metty selalu menjaga kedekatan dengan masyarakat. Beliau tidak hanya hadir untuk warga Golkar, tetapi juga untuk seluruh masyarakat tanpa membeda-bedakan latar belakang,” kata Asep Basuni.
Ia berharap kedekatan tersebut terus dipertahankan sehingga aspirasi masyarakat dapat tersampaikan dan memperoleh tindak lanjut melalui mekanisme pembangunan daerah.
“Kami melihat masyarakat memiliki kesempatan untuk menyampaikan langsung kebutuhannya. Ini penting agar hubungan antara wakil rakyat dan masyarakat tidak terputus setelah pemilihan umum,” katanya.
Lima Kecamatan
Metty menjelaskan kegiatan reses di Desa Cibarengkok merupakan bagian dari rangkaian kunjungan ke sejumlah wilayah di Daerah Pemilihan (Dapil) IV Kabupaten Cianjur.
Rangkaian reses selanjutnya akan dilaksanakan di sejumlah titik yang tersebar di lima kecamatan, yakni Ciranjang, Bojongpicung, Haurwangi, Sukaluyu, dan Mande.
Melalui kegiatan tersebut, Metty berharap dapat memperoleh gambaran langsung mengenai perkembangan pembangunan, termasuk berbagai persoalan yang masih dihadapi masyarakat di masing-masing kecamatan.
Ia juga mengajak pemerintah desa, tokoh masyarakat, kelompok perempuan, pelaku UMKM, dan kelompok tani untuk terus berpartisipasi dalam proses perencanaan maupun pengawasan pembangunan.
Menurut dia, keberhasilan pembangunan tidak hanya ditentukan oleh pemerintah dan DPRD, tetapi juga membutuhkan dukungan serta keterlibatan aktif masyarakat.
Berbagai aspirasi yang dihimpun selama rangkaian reses akan menjadi bahan masukan bagi DPRD dalam menjalankan fungsi penganggaran dan pengawasan serta memperjuangkan prioritas pembangunan daerah sesuai ketentuan yang berlaku. (man. s)



