Tambun Selatan, Koranpelita.co – Persaingan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Lambangsari, Kecamatan Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi, mulai memasuki fase penting. Tuti Elawati resmi mendapatkan nomor urut 3 dalam pengundian dan penetapan nomor urut calon kepala Desa Lambangsari di Balai Desa Lambangsari, Rabu (09/09/2026).
Bagi Tuti, angka 3 bukan sekadar nomor yang akan tercantum pada surat suara. Nomor tersebut dimaknai sebagai simbol pertumbuhan, perkembangan, rezeki dan keberkahan. Makna itu kemudian dijadikan semangat Tuti untuk membawa visi “Lambangsari Tumbuh dan Berkah” apabila nantinya mendapat amanah dari masyarakat.

Tak ingin melewatkan momentum tersebut, seusai pengambilan nomor urut, Tuti bersama keluarga, tim dan para simpatisan langsung menggelar tasyakuran. Acara diisi lantunan hadroh, pengajian dan tausiah dari Kyai Cilik, kemudian ditutup dengan doa bersama sebagai ungkapan rasa syukur atas tahapan Pilkades yang telah dilalui.
Tuti mengatakan dirinya bersyukur mendapatkan nomor urut 3. Ia melihat angka tersebut memiliki makna yang selaras dengan visi yang ingin dibawanya untuk Desa Lambangsari.
“Alhamdulillah, saya bersyukur mendapatkan nomor 3. Angka ini artinya tumbuh dan berkembang. InsyaAllah jika Allah dan warga memberikan amanah, saya siap membawa Lambangsari tumbuh di bidang ekonomi dan kesejahteraan untuk masyarakat,” ujar Tuti Elawati, kepada Koranpelita.co.
Makna filosofis nomor 3 tersebut menjadi salah satu pesan yang ingin ditekankan Tuti setelah penetapan nomor urut. Baginya, pertumbuhan desa bukan hanya berkaitan dengan pembangunan fisik, tetapi juga menyangkut peningkatan ekonomi masyarakat dan penguatan terhadap kesejahteraan warga.
Semangat tersebut kemudian diwujudkan dalam suasana tasyakuran yang digelar bersama tim dan simpatisan.
Seusai prosesi pengambilan nomor urut di Balai Desa Lambangsari, Tuti bersama tim menggelar acara tasyakuran.
Rangkaian kegiatan berlangsung dalam suasana religius. Hadroh, pengajian dan tausiah dari Kyai Cilik menjadi bagian dari acara, sebelum seluruh rangkaian ditutup dengan doa bersama.
Tasyakuran tersebut menjadi momentum bagi Tuti dan tim untuk mengungkapkan rasa syukur sekaligus memohon kelancaran dalam menghadapi tahapan Pilkades berikutnya.
Pantauan di lokasi, semangat tim dan simpatisan Tuti terlihat tetap terjaga. Mereka mengikuti rangkaian kegiatan dengan antusias dan memberikan dukungan kepada Tuti untuk melanjutkan perjuangan menuju tahapan Pilkades selanjutnya.
Bagi tim Tuti, mendapatkan nomor urut 3 menjadi momentum untuk semakin memperkuat kebersamaan dan semangat menghadapi kontestasi. Namun, Tuti tetap mengingatkan agar dukungan tersebut tidak menghilangkan persaudaraan antarwarga.
Tuti menegaskan dirinya ingin menjalani seluruh tahapan Pilkades dengan cara damai dan santun. Ia meminta masyarakat Lambangsari tidak menjadikan perbedaan pilihan sebagai alasan untuk terpecah.
“Saya mohon doa restu seluruh warga Lambangsari. Mari kita jaga persatuan. Beda pilihan boleh, tapi persaudaraan harus tetap nomor satu,” pungkasnya.
Dalam pengundian dan penetapan nomor urut tersebut, empat calon kepala Desa Lambangsari telah mendapatkan nomor masing-masing.
Dengan telah ditetapkannya nomor urut, kontestasi Pilkades Lambangsari periode 2026-2034 memasuki tahapan yang semakin menentukan.
Setelah penetapan calon dan nomor urut, panitia akan melanjutkan tahapan sesuai jadwal, termasuk pemutakhiran dan penetapan daftar pemilih, masa kampanye hingga persiapan pemungutan suara.
Bagi Tuti Elawati, nomor 3 kini bukan hanya angka, tetapi menjadi simbol harapan tentang Lambangsari yang terus tumbuh, berkembang dan membawa keberkahan bagi masyarakatnya.
Satu tekad, satu perjuangan, satu tujuan: Tuti Elawati menang dan menjadi Kepala Desa Lambangsari yang dekat serta dicintai masyarakat. (Dodo.Z).



