Polsek Babelan Perkuat Kamtibmas Jelang Pemilihan BPD

Bekasi, Koranpelita.co — Menjelang pelaksanaan pemilihan Badan Permusyawaratan Desa (BPD), Polsek Babelan bergerak memperkuat stabilitas keamanan wilayah dengan menggelar deklarasi damai bersama seluruh calon anggota BPD se-Kecamatan Babelan, Kamis (21/05/2026).

Kegiatan yang berlangsung di Aula Polsek Babelan itu menjadi langkah antisipasi aparat kepolisian untuk mencegah potensi gesekan sosial maupun konflik horizontal di tengah masyarakat akibat dinamika kontestasi tingkat desa.

Kapolsek Babelan KOMPOL Wito L, SH., MH., memimpin langsung kegiatan tersebut bersama unsur Muspika, panitia pemilihan, kepala desa, hingga para kandidat BPD dari berbagai desa di wilayah Babelan.

Hadir dalam kegiatan itu perwakilan Kecamatan Babelan Edwin selaku Kasi Pemerintahan, perwakilan Koramil Babelan Pelda Uki, Kepala Desa Babelan Kota Saidi David, panitia pemilihan, serta para calon anggota BPD.

BACA JUGA:  Polda Banten Gelar Tes Jasmani Calon Taruna Akpol Tahun 2026

Dalam arahannya, Kapolsek menegaskan bahwa pemilihan BPD bukan sekadar ajang perebutan suara, melainkan proses demokrasi desa yang harus dijaga bersama agar tetap sehat, aman, dan bermartabat.

Menurutnya, seluruh kandidat yang maju merupakan figur terbaik desa yang memiliki tujuan sama, yakni memperjuangkan kemajuan wilayah dan kepentingan masyarakat.

“Perbedaan pilihan jangan sampai memecah hubungan sosial di masyarakat. Demokrasi desa harus menjadi ruang adu gagasan, bukan ajang permusuhan,” tegas KOMPOL Wito.

Ia mengungkapkan, pihak kepolisian terus melakukan pendekatan persuasif melalui sambang dan komunikasi langsung kepada para calon maupun masyarakat guna mencegah munculnya provokasi, intimidasi, maupun potensi gangguan kamtibmas lainnya.

Kapolsek juga mengingatkan seluruh pihak agar siap menerima hasil pemilihan dengan sikap dewasa dan lapang dada.

BACA JUGA:  Kapolda Banten Tanam 1.000 Pohon dan Resmikan Jembatan Merah Putih Presisi di Lebak

“Siap menang harus siap kalah. Jangan sampai setelah pemilihan justru muncul konflik yang merugikan masyarakat sendiri,” ujarnya.

Deklarasi damai yang dibacakan bersama para calon BPD berisi sejumlah komitmen penting, di antaranya menjaga persatuan warga, menghormati pilihan masyarakat, tidak menyebarkan provokasi, serta menolak tindakan anarkis dalam bentuk apa pun.

Langkah ini dinilai penting mengingat pemilihan tingkat desa kerap memiliki tensi tinggi karena melibatkan hubungan sosial yang dekat di tengah masyarakat.

Selain menjadi agenda pengamanan, deklarasi tersebut juga diharapkan menjadi edukasi politik bagi masyarakat bahwa demokrasi desa harus dijalankan secara sehat, santun, dan mengedepankan musyawarah.

Pihak kepolisian memastikan pengawasan dan pengamanan tahapan pemilihan BPD akan terus dilakukan hingga proses selesai guna memastikan situasi wilayah Kecamatan Babelan tetap aman dan kondusif.

BACA JUGA:  Kodim 0510/Trs Gelar Upacara Harkitnas ke-118, Teguhkan Semangat Kedaulatan Bangsa

Selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau tertib, aman, dan penuh suasana kebersamaan antarcalon maupun unsur pemerintahan. (D.Z).