Rotasi Pejabat Eselon II-III, Jaksa Agung Belum Tunjuk Kajati DKI yang Baru

Jaksa Agung ST Burhanuddin.

Jakarta, Koranpelita.co – Jaksa Agung ST Burhanuddin akhirnya menunjuk sejumlah jajarannya untuk mengisi jabatan-jabatan yang kosong di lingkungan Kejaksaan dalam rotasi besar-besaran para pejabat eselon II maupun eselon III.

Namun untuk Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) DKI Jakarta, Jaksa Agung belum menunjuk pengganti Rudi Margono yang kini merangkap jabatan sebagai Kepala Badiklat Kejaksaan dan Pelaksana Tugas (Plt) Kajati DKI Jakarta.

Belum diketahui apa yang menjadi alasanya. Padahal setidaknya ada dua nama berpeluang menjadi Kajati DKI Jakarta. Supardi saat ini Direktur Ekonomi dan Keuangan pada JAM Intelijen dan Didik Farkhan Alisyahdi kini Inspektur V pada JAM Pengawasan.

Sebaliknya tiga jabatan Kajati yang semula kosong akhirnya terisi setelah Jaksa Agung melakukan rotasi 25 pejabat eselon II seperti tertuang dalam Keputusan Jaksa Agung (Kep-JA) Nomor 180 Tahun 2024 tanggal 9 Agustus 2024.

BACA JUGA:  Kabar Duka dari Jakarta: Sekjen PWI Pusat Meninggal Dunia

Dari ketiganya itu Kajati Lampung akan dijabat Kuntadi yang saat ini menjabat Direktur Penyidikan pada JAM Pidsus. Sedangkan dua lainnya yaitu Kajati Gorontalo akan dijabat I Dewa Gede Wirajana dan Kajati Sumatera Barat akan dijabat Yuni Daru Winarsih.

Kapuspenkum Kejaksaan Agung Harli Siregar ketika dikonfirmasi membenarkan adanya mutasi dan rotasi di lingkungan Kejaksaan. “Itu bagian kebutuhan organisasi, tour of duty dan tour of area,” kata Harli singkat dalam keterangannya, Senin (12/08/2024).

Adapun jabatan Direktur Penyidikan pada JAM Pidsus selanjutnya akan dijabat Abdul Qohar kini Direktur Penuntutan pada JAM Pidsus. Sedang pengganti Abdul Qohar adalah Wakajati DKI Jakarta Sutikno.

Dalam rotasi tersebut juga ada satu Kajati akan memimpin di Provinsi baru Kalimantan Utara yaitu Amiek Mulandari. Amiek saat ini menjabat Wakil Kepala Kejaksaan (Wakajati) Yogyakarta.

BACA JUGA:  Polda Metro Jaya Tebar 21 Ribu Benih Ikan di Muaragembong

Sementara Wakajati Jawa Timur Basuki Sukardjono akan menjabat sebagai Direktur Sosial, Budaya dan Kemasyarakatan pada JAM Intelijen. Serta Asdatun Kejati Jawa Tengah Muhammad Yusfidli akan menjabat sebagai Asisten Umum Jaksa Agung.

Sedangkan dalam rotasi para pejabat eselon III sebanyak 155 orang seperti tertuang dalam Kep- JA Nomor : KEP-IV-11653/C/08/2024 tanggal 9 Agustus 2024, Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Medan Muttaqin Harahap mendapat promosi menjadi Aspidsus Kejati Sumatera Utara.

Muttaqin akan menggantikan Iwan Ginting yang selanjutnya menjabat sebagai Kasubdit Pengamanan Pembangunan Infrastruktur Kawasan dan Sektor Strategis Lainnya pada Direktorat Pengamanan Pembangunan Strategis JAM Intelijen.

Adapun jabatan Kajari Medan dipercayajan kepada Fajar Syah Putra yang kini masih menjabat Asisten Tindak Pidana Khusus (Aspidsus) pada Kejaksaan Tinggi Banten.

Sedangkan Kajari Surabaya Joko Budi Darmawan mendapat promosi  sebagai Aspidum Kejati Jawa Timur. Penggantinya yaitu Ajie Prasetya yang kini masih menjabat Asisten Intelijen Kejati Banten.

BACA JUGA:  Polda Metro Jaya Tebar 21 Ribu Benih Ikan di Muaragembong

Kemudian Kajari Palembang Johnny William Pardede dimutasi menjadi Inspektur Muda II pada Inspektur Keuangan JAM Pengawasan. Dia akan diganti Hutamrin Kasubdit Pemantauan pada Direktorat Teknologi Informasi dan Produksi Intelijen pada JAM Intelijen.

Sementara dari jajaran Puspenkum Kejaksaan Agung yaitu Stanley Yos Bukara selaku Kabid Hubungan Antar Lembaga dipromosikan menjadi Kajari Jayapura.(yadi)