BEKASI, koranpelita.co – Sekolah Menegah Pertama Negeri 1 Tambun Selatan akan tetap menjalankan program yang telah teragenda Perpisahan untuk Kelas IX di Yokyakarta. Pasalnya, sudah berdasarkan votting dengan dilalui beberapa tahapan.
Hal itu dikatakan Humas SMPN 1 Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi, Giyatno ketika dikonfirmasi media koranpelita.co, Jum at (18/05/2024) .
“Iya, berhubung sudah terlanjur. Kegiatan akan tetap diadakan di sana (Yokyakarta –red) DP udah masuk, jadi, pihak panitia akan mengikuti segala prosedural yang di himbau baik dari Pj Gubernur Jabar dan Pj Bupati Bekasi serta Dinas Pendidikan, kami akan savety keamanan,” ungkapnya.
BACA JUGA : SMPN 1 Tamsel Ngeyel, Orang Tua Minta Jaminan
Namun, kegiatan yang akan dilaksanakan mendapat reaksi keras dari salah-satu orang tua siswa dengan meminta jaminan keselamatan bagi anak-anaknya.
“Saya sudah WA, Pj. Bupati, Sekda, Ketua DPRD Kab.Bekasi, Kepala Inspektorat, Kadisdik dan Kabid SMP Dinas Pendidikan Kab.Bekasi untuk menjamin jika dilaksanakan,”tutur Tumpal SH salah satu orang tua Siswa.
BACA JUGA : Tindaklanjut Surat Edaran, Pemkab Bekasi Perketat Aturan Study Tour Siswa
Perlu diketahui, di dalam Surat Edaran Nomor : HM. 04.02/SE-44/Disdik/2024 tersebut dikeluarkan, menindaklanjuti Surat Edaran Pj Gubernur Jawa Barat Nomor 64/PK.01/Kesra tanggal 8 Mei 2024 tentang study tour di satuan pendidikan.
Dalam surat edaran yang diterbitkan tanggal 13 Mei 2024 itu disampaikan bahwa pelaksanaan pembelajaran di luar sekolah (outing class) bertujuan untuk membantu meningkatkan perkembangan anak, bukan sebagai kegiatan tamasya, wisata atau study tour
BACA JUGA : Larangan Study Tour, Dindik Kota Tangerang: Sudah Dibatasi Sejak Awal 2023
“Kegiatan outing class diimbau agar dilaksanakan di dalam kota melalui kunjungan ke wisata industri dan wisata edukatif, dengan memperhatikan asas kemanfaatan serta keamanan bagi seluruh siswa dan guru,” demikian tertulis dalam surat edaran tersebut.
Kegiatan yang akan digelar ke Yogyakarta itu, dibebani anggaran 1,6 juta rupiah. Ane .
- Pasien BPJS Meninggal Usai 3 Jam Telantar di IGD, Kuasa Hukum Keluarga Duta RS Sari Asih Bintaro Lebih Utamakan Administrasi - 27/05/2026
- Praktisi Hukum Taufik H. Nasution Soroti Penanganan Kasus Dugaan Suap Proyek di Bekasi - 16/05/2026
- Mayoritas Jalan Desa Ciledug Mulus, Kades Niat Rampungkan Sisa Perbaikan - 24/04/2026



