Metty Triantika Didaulat Pimpin GPPK Kosgoro 1957

KORANPELITA.CO – Ketua Umum Pimpinan Pusat Kolektif (PPK) Kosgoro 1957 Sari Yuliati menekankan pentingnya konsolidasi organisasi dan pelaksanaan program yang menyentuh kebutuhan masyarakat dalam pembukaan Musyawarah Besar (Mubes) V Gerakan Kosgoro 1957, bertempat di Jakarta, Minggu (13/9/2026) malam.

Dalam Mubes tersebut, Ketua DPRD Kabupaten Cianjur Metty Triantika didaulat menjadi Ketua Umum Gerakan Persatuan Perempuan Kosgoro (GPPK) 1957 setelah menyampaikan visi dan misinya di hadapan peserta dari berbagai daerah di Indonesia.

Sari mengatakan Mubes bersama Himpunan Pengusaha Kosgoro (HPK), GPPK, dan Himpunan Mahasiswa Kosgoro (HIMA Kosgoro) 1957 harus menjadi momentum untuk melakukan evaluasi sekaligus memperkuat konsolidasi organisasi.

“Kebersamaan tiga gerakan ini menunjukkan bahwa Kosgoro 1957 merupakan rumah besar yang mengedepankan kekeluargaan, gotong royong, serta semangat Tri Dharma Kosgoro, yaitu pengabdian, kerakyatan, dan solidaritas,” kata Sari yang juga Bendahara Umum DPP Partai Golkar tersebut.

Ia meminta setiap ketua umum terpilih segera menyelesaikan pembentukan serta melengkapi kepengurusan daerah di seluruh provinsi di Indonesia.

Penguatan struktur organisasi juga ditargetkan menjangkau sedikitnya setengah dari seluruh kabupaten dan kota di Indonesia paling lambat akhir Desember 2027.

Menurut Sari, konsolidasi itu penting untuk memperkuat kelembagaan Kosgoro 1957 sekaligus meningkatkan daya dukung organisasi terhadap Partai Golkar menuju Pemilu 2029.

Namun, ia mengingatkan konsolidasi tidak boleh hanya berhenti pada pembentukan struktur dan penyusunan kepengurusan.

“Kita harus hadir dan dekat dengan rakyat melalui program-program nyata yang menjawab kebutuhan masyarakat. Kader Kosgoro 1957 harus hidup bersama rakyat, berkarya, dan mengabdi untuk rakyat. Itulah wujud nyata Tri Dharma Kosgoro,” ujarnya.

Sari berharap Mubes menghasilkan evaluasi program kerja, sasaran konsolidasi, serta kepemimpinan yang kuat, kredibel, dan mampu menjalankan agenda organisasi secara progresif dan terukur.

Ia juga mengajak seluruh kader menyelesaikan setiap persoalan dengan semangat kekeluargaan dan gotong royong serta menjadikan Tri Dharma Kosgoro sebagai landasan dalam setiap gerak organisasi.

 

Visi Misi Metty

Sementara itu, Metty Triantika selepas menyampaikan pemaparan visi dan misinya pada acara tersebut, mengatakan, GPPK Kosgoro 1957 harus berkembang menjadi organisasi perempuan yang kuat secara kelembagaan, memiliki kader berkualitas, serta memberikan manfaat nyata kepada masyarakat.

“GPPK Kosgoro 1957 harus menjadi rumah bersama bagi perempuan untuk belajar, bertumbuh, berkarya, dan mengambil peran dalam pembangunan bangsa,” kata Metty.

Sejumlah agenda disampaikan Metty meliputi penguatan struktur dan kaderisasi organisasi, peningkatan literasi politik perempuan, pemberdayaan ekonomi keluarga, pendampingan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah, serta perluasan partisipasi perempuan dalam pengambilan keputusan publik.

Menurut dia, perempuan tidak seharusnya hanya ditempatkan sebagai penerima manfaat pembangunan, tetapi juga harus memperoleh ruang sebagai perencana, pelaksana, dan pemimpin pembangunan.

“Perempuan memiliki kekuatan besar dalam menjaga ketahanan keluarga, menggerakkan perekonomian, serta membangun kehidupan sosial dan politik yang lebih baik. Potensi itu harus dihimpun melalui kerja nyata, terukur, dan berkelanjutan,” ujarnya.

Metty merupakan kader perempuan Partai Golkar yang saat ini menjabat Ketua DPRD Kabupaten Cianjur. Ia juga aktif dalam berbagai kegiatan perempuan Partai Golkar, baik di Kabupaten Cianjur maupun tingkat Provinsi Jawa Barat.

Pengalamannya memimpin lembaga legislatif, membangun komunikasi politik, dan mengawal aspirasi masyarakat menjadi modal untuk mengkonsolidasikan jaringan GPPK Kosgoro 1957 secara nasional.(Man Suparman)