Senam Bareng di Griya Samara, Jiovanno dan Bahrudin Dorong Warga Hidup Sehat

Kades Muktiwari Bahrudin, Ketua Wanoja Perjuangan Rinda Kristiani, dan Ketua PKK Desa Hj. Teti Karyati bersama warga dalam kegiatan Senam Bareng di Griya Samara.

Bekasi, Koranpelita.co — Semangat hidup sehat dan kebersamaan warga mewarnai kegiatan Senam Bareng yang digelar di Lapangan Utama Griya Samara, Desa Muktiwari, Kecamatan Cibitung, Kabupaten Bekasi, Minggu (16/8/2026).

Kegiatan yang dimulai pukul 06.30 WIB tersebut dihadiri Anggota DPRD Kabupaten Bekasi dari Fraksi PDI Perjuangan Jiovanno Nahampun, S.H., Kepala Desa Muktiwari H. Bahrudin, S.E., Ketua Wanoja Perjuangan Rinda Kristiani, S.M., serta Ketua PKK Desa Hj. Teti Karyati, M.Pd.

Selain menjadi sarana menjaga kebugaran, kegiatan ini juga menjadi ruang silaturahmi antara pemerintah desa, unsur legislatif, tokoh masyarakat, organisasi kemasyarakatan dan warga. Suasana semakin meriah dengan kehadiran instruktur senam berpengalaman, Meiso, serta pembagian berbagai doorprize bagi peserta.

Kepala Desa Muktiwari H. Bahrudin, S.E., mengatakan olahraga bersama menjadi salah satu cara sederhana untuk membangun kebiasaan hidup sehat sekaligus mempererat hubungan sosial masyarakat.

“Senam bersama ini bukan hanya tentang olahraga, tetapi juga bagaimana kita menjaga silaturahmi dan kekompakan warga. Pemerintah desa tentu mendukung kegiatan positif seperti ini,” kata Bahrudin.

Menurut dia, kesehatan masyarakat tidak hanya menjadi tanggung jawab fasilitas kesehatan atau pemerintah. Kesadaran warga untuk menjaga kebugaran melalui aktivitas fisik juga menjadi bagian penting dalam membangun masyarakat yang produktif.

BACA JUGA:  Usai Senam, Kades Muktiwari Bahrudin Besuk Anak Warga yang Sakit dan Sapa Warga Rayakan HUT RI

Sementara itu, Anggota DPRD Kabupaten Bekasi dari Fraksi PDI Perjuangan, Jiovanno Nahampun, S.H., mengapresiasi antusiasme warga yang mengikuti kegiatan Senam Bareng di Griya Samara.

Menurut Jiovanno, kegiatan olahraga bersama memiliki manfaat ganda. Selain menjaga kebugaran, kegiatan tersebut dapat menjadi sarana memperkuat komunikasi dan kedekatan antara masyarakat dengan berbagai unsur yang hadir di tengah warga.

“Olahraga itu investasi untuk kesehatan. Karena itu, kegiatan seperti ini harus terus didorong agar masyarakat terbiasa menjalani pola hidup aktif dan sehat,” ujar Jiovanno.

Ia menilai ruang publik seperti lapangan lingkungan memiliki peran penting dalam membangun interaksi sosial. Ketika warga berkumpul dalam kegiatan positif, hubungan antarmasyarakat dapat semakin kuat.

“Yang kita bangun bukan hanya tubuh yang sehat, tetapi juga lingkungan masyarakat yang kompak. Kalau warga sehat, aktif dan guyub, tentu akan memberikan dampak positif bagi lingkungan,” katanya.

Jiovanno juga mengajak masyarakat menjadikan olahraga sebagai bagian dari rutinitas, bukan hanya dilakukan ketika ada kegiatan tertentu.

“Jangan menjadikan olahraga sebagai kegiatan sesaat. Mari kita biasakan bergerak, menjaga kesehatan dan saling mengingatkan. Pemerintah dan masyarakat harus berjalan bersama,” tuturnya.

Ketua Wanoja Perjuangan Rinda Kristiani, S.M., menilai kegiatan olahraga bersama seperti ini perlu terus digalakkan karena menjadi cara sederhana mengajak masyarakat lebih peduli terhadap kesehatan.

BACA JUGA:  Unit I Krimun Satreskrim Polres Metro Tangerang Kota Ringkus Curanmor Bersenpi

Menurut Rinda, olahraga tidak harus selalu dilakukan dalam bentuk kegiatan yang berat. Aktivitas sederhana seperti senam bersama dapat menjadi langkah awal untuk membangun kebiasaan hidup aktif.

“Kita ingin masyarakat sadar bahwa menjaga kesehatan itu harus dimulai dari sekarang. Jangan menunggu sakit baru kemudian memperhatikan kesehatan,” ujar Rinda.

Ia juga melihat kegiatan tersebut memiliki nilai sosial yang kuat. Warga yang selama ini mungkin jarang bertemu dapat berkumpul, berinteraksi dan membangun komunikasi dalam suasana yang lebih santai.

“Selain sehat, kita juga mendapatkan kebersamaan. Ini yang harus kita jaga dan terus dikembangkan di lingkungan masyarakat,” katanya.

Sementara itu, Ketua PKK Desa Hj. Teti Karyati, M.Pd., menekankan pentingnya membangun kesadaran hidup sehat mulai dari keluarga.

Menurut Teti, kebiasaan berolahraga dan menjaga pola hidup sehat akan lebih mudah diterapkan apabila dimulai dari lingkungan keluarga kemudian ditularkan ke masyarakat.

“Keluarga merupakan tempat pertama untuk membangun kebiasaan hidup sehat. Kalau kebiasaan baik dimulai dari rumah, kemudian dilakukan bersama-sama di lingkungan, dampaknya akan lebih besar,” kata Teti.

Ia berharap kegiatan seperti Senam Bareng tidak berhenti sebagai kegiatan seremonial, tetapi dapat menjadi pemicu munculnya kegiatan olahraga rutin di tengah masyarakat.

BACA JUGA:  Didampingi Tokoh Masyarakat Lambangsari, Tim Tuti Elawati Sambangi Warga Kali Jambe

Kegiatan Senam Bareng di Griya Samara juga menjadi bagian dari semarak menjelang HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.

Semangat kemerdekaan tidak hanya diwujudkan melalui upacara dan perlombaan, tetapi juga melalui kegiatan yang mendorong masyarakat hidup sehat dan menjaga persatuan.

Kehadiran pemerintah desa, unsur legislatif, organisasi masyarakat, PKK dan warga dalam satu kegiatan menunjukkan bahwa ruang publik dapat menjadi tempat membangun komunikasi sekaligus memperkuat solidaritas.

Bagi warga, kegiatan tersebut menjadi momentum sederhana untuk memulai hari dengan aktivitas positif: bergerak bersama, bersilaturahmi dan mempererat hubungan antarwarga.

Pesannya pun sederhana, tetapi penting: masyarakat yang sehat bukan hanya membutuhkan fasilitas kesehatan, tetapi juga budaya hidup sehat yang dibangun bersama. (Dodo.Z).