Jakarta, Koranpelita.co – Wakil Kepala Kejaksaan Tinggi (Wakajati) Banten Rinaldi Umar yang telah ditunjuk untuk menjabat Direktur Penyidikan (Dirdik) pada JAM Pidsus mengganti posisi Syarief Sulaeman Nahdi yang dirotasi sebagai Direktur III pada JAM Intel kabarnya batal menduduki jabatan tersebut.
Setelah Jaksa Agung ST Burhanuddin berdasarkan informasi yang diperoleh mengeluarkan Keputusan Jaksa Agung yang baru dan sangat terbatas menunjuk Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Bengkulu Syaiful Bahri Siregar sebagai Dirdik pada JAM Pidsus.
Sementara Rinaldi akan menjabat Wakajati Sumatera Selatan menggantikan Anton Delianto yang mendapat promosi sebagai Kajati Bengkulu sekaligus mengganti posisi Syaiful. Rencananya ketiganya akan dilantik Jaksa Agung bersama pejabat eselon II lainnya yang akan bertugas di lingkungan Kejagung dan sejumlah Kajati pada Selasa (11/08/2026) pekan depan.
Kapuspenkum Kejaksaan Agung Anang Supriatna saat dikonfirmasi Koranpelita.co melalui WhatsApp tidak menjawab. Sementara ketika ditemui seusai memberi keterangan pers soal pemeriksaan eks JAM Pidsus Febrie Adriansyah di depan gedung utama , Jumat (07/08/2026) malam, Anang mengaku belum tahu. “Saya belum tahu. Yang jelas kan ada rotasi.”
Adanya perubahan untuk menjabat Dirdik pada JAM Pidsus tentunya menjadi kabar mengejutkan di tengah masalah yang sedang menimpa Gedung Bundar julukan Gedung Pidsus. Setelah eks JAM Pidsus Febrie Adriansyah disangka korupsi dan tindak pidana pencucian uang oleh Kortas Tipikor Kepolisian sebelum diambil alih Kejaksaan Agung.
Meski hal tersebut dibantah keras Febrie yang merasa dikriminalisasi dan selanjutnya mengajukan dua permohonan praperadilan melalui Pengadilan Negeri Jakarta Selatan untuk memutuskan penetapan dirinya sebagai tersangka dan ditindaklanjuti penahanan dalam kasus dugaan Korupsi dan TPPU adalah tidak sah.
Selain tentunya ada pertimbangan khusus dari Jaksa Agung menunjuk Syaiful sebagai Dirdik. Dari semula Rinaldi anggota Tim penyidik kasus Febrie yang pernah bertugas di Kementerian Ketenagakerjaan selaku Direktur Bina Pemeriksaan Norma Ketenagakerjaan. Setelah itu balik di Kejaksaan menjabat Wakajati Banten sejak dilantik 5 Mei 2026.
Seperti diketahui Jaksa Agung telah merotasi dan mempromosi sejumlah pejabat eselon II. Termasuk mereka yang akan bertugas di lingkungan Kejagung maupun menjadi Kajati di daerah.
Untuk pejabat eselon II di lingkungan Kejaksaan Agung yang akan dilantik yaitu:
– Sila Haholongan sebagai Sekretaris JAM Perdata dan Tata Usaha Negara
– Siswanto sebagai Sekretaris Jaksa Agung Agung Pidana Militer
– I Gde Ngurah Sriada sebagai Inspektur III pada JAM Was
– Arie Sudihar sebagai Kepala Biro Kepegawaian pada JAM Bin
– Supardi sebagai Sekretaris Badan Pemulihan Aset pada Badan Pemulihan Aset
– Yudi Triadi sebagai Kepala Pusat Manajemen Penelusuran dan Perampasan pada Badan Pemulihan Aset
– Tiyas Widiarto sebagai Kepala Pusat Penyelesaian Aset pada Badan Pemulihan Aset
– Bernadeta Maria Erna Elastiyani sebagai Inspektur Keuangan III pada Jaksa Agung Muda Bidang Pengawasan
– Bima Suprayoga sebagai Direktur V pada Jaksa Agung Muda Bidang Intelijen
– Danang Suryo Wibowo sebagai Direktur II pada Jaksa Agung Muda Bidang Intelijen
– Jehezkiel Devy Sudarso sebagai Kepala Pusat Pendidikan dan Pelatihan Teknis Fungsional pada Badan Pendidikan dan Pelatihan Kejaksaan
– Syarief Sulaeman Nahdi sebagai Direktur III pada JAM Intelijen
– Erich Folanda sebagai Direktur Pengendalian Operasi pada JAM Pidsus
– Basuki Sukardjono sebagai Direktur B pada JAM Pidum
– Muslikhuddin sebagai Kepala Pusat Strategi Kebijakan Penegakan Hukum Kejaksaan Agung
– Sufari sebagai Inspektur II pada Jaksa Agung Muda Bidang Pengawasan Kejaksaan Agung
– Sugiyanta sebagai Direktur E pada Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Umum
– Asep Sontani Sunarya sebagai Kepala Biro Umum pada Jaksa Agung Muda Bidang Pembinaan
Sedangkan Kajati yang akan dilantik yaitu:
– Muhammad Syarifuddin sebagai Kepala Kejaksaan Tinggi Sulawesi Selatan
– Sri Kuncoro sebagai Kepala Kejaksaan Tinggi Yogyakarta Kejaksaan Agung
– Chatarina Muliana sebagai Kepala Kejaksaan Tinggi Kalimantan Timur
– Teuku Rahmatsyah sebagai Kepala Kejaksaan Aceh
– Sukarman sebagai Kepala Kejaksaan Tinggi Kalimantan Selatan
– Taufan Zakaria sebagai Kepala Kejaksaan Lampung
– Transiswara Adhi sebagai Kepala Kejaksaan Kepulauan Riau
– I Putu Gede Astawa sebagai Kepala Kejaksaan Tinggi Papua Barat
– Sutikno sebagai Kepala Kejaksaan Tinggi Kepala Kejaksaan Tinggi Daerah Khusus Jakarta
– RD Mohammad Teguh Darmawan sebagai Kepala Kejaksaan Tinggi Jawa Barat.
– Nurcahyo Jungkung Madyo sebagai Kepala Kejaksaan Tinggi Sumatera Selatan
– Hendrizal Husin sebagai Kepala Kejaksaa Kalimantan Tengah
– Roberthus Melchisedek sebagai Kepala Kejaksaan Tinggi Maluku Utara.(yadi)
- Kembali Bantah, Febrie Tantang Tim Sembilan Buktikan Pemilik dari Emas dan Uang Asing Sitaan Kepolisian - 08/08/2026
- Periksa Lagi Febrie di Kasus TPPU, Kejagung Masih Tutupi Tindak Pidana Asal Korupsinya - 08/08/2026
- Mengejutkan! Rinaldi Batal, Jaksa Agung Tunjuk Syaiful Bahri Siregar Dirdik pada JAM Pidsus? - 08/08/2026



