Lukman Hakim: Dari Penggagas Sertifikasi 14.000 Hektare Lahan Pesisir hingga Membawa Cikarang Barat Raih Juara Umum MTQ

Drs. H. Lukman Hakim, A.P., M.M.

Perjalanan Karier yang Utuh, dari Muaragembong ke Daerah Perindustrian

Bekasi, Koranpelita.co — Drs. H. Lukman Hakim, A.P., M.M., adalah sosok birokrat yang perjalanan kariernya ibarat sebuah narasi kepemimpinan yang utuh dan penuh makna. Sejak 11 April 2023, pria kelahiran Bekasi ini resmi menjabat sebagai Camat Cikarang Barat. Namun, jabatan ini bukan sekadar rotasi biasa. Baginya, ini adalah pulang ke akar—kembali membangun wilayah yang dulu bernama Kecamatan Cibitung dan kini menjadi Cikarang Barat.

Namun sebelum namanya dikenal di kawasan industri dan pemukiman padat itu, Lukman Hakim lebih dulu menorehkan tinta emas di ujung utara Kabupaten Bekasi. Ia adalah Camat Muaragembong, wilayah pesisir yang menghadapi tantangan besar: banjir rob, abrasi, dan ketidakpastian hukum atas tanah yang ditempati warga selama puluhan tahun.

14.000 Hektare Lahan yang Mengubah Nasib Pesisir

Di balik kerasnya kehidupan pesisir, Lukman Hakim justru melahirkan gagasan yang berskala monumental. Pada Februari 2022, di tengah kesibukannya menangani banjir rob yang kerap melumpuhkan lima dari enam desa di Muaragembong, ia menggagas sebuah usulan yang berani: pelepasan status kawasan hutan sosial dan sertifikasi lahan bagi masyarakat.

Terobosan ini ia ajukan melalui program Penyelesaian Penguasaan Tanah dalam Kawasan Hutan (PPTKH) dalam kerangka Reforma Agraria. Cakupannya luar biasa—sekitar 14.000 hektare lahan yang tersebar di enam desa: Pantai Bahagia, Pantai Mekar, Pantai Bakti, Pantai Sederhana, Pantai Harapan Jaya, dan Jayasakti.

BACA JUGA:  Bupati Eistianah Apresiasi Pelaksanaan Upacara di Seluruh Kabupaten Demak

Usulan itu kini mulai membuahkan hasil. Dalam kunjungan kerja Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Agus Harimurti Yudhoyono ke Kabupaten Bekasi, Penjabat Bupati Bekasi Dani Ramdan secara langsung meminta percepatan proses sertifikasi.

 Membangun Cikarang Barat

Pelantikan Lukman sebagai Camat Cikarang Barat pada April 2023 menjadi momen istimewa. Bukan hanya karena ia kembali ke tanah kelahiran, tetapi juga karena ia membawa pengalaman berharga dari Muaragembong. “Ini panggilan jiwa. Membangun tanah kelahiran sendiri memiliki tantangan dan kebanggaan tersendiri,” tuturnya.

Sejak hari pertama, ia langsung mengerahkan fokus pada dua isu prioritas: penurunan angka stunting dan kelancaran arus mudik lebaran. Namun komitmennya tak berhenti di situ. Di tangannya, Cikarang Barat perlahan menjelma menjadi kecamatan yang berprestasi di berbagai bidang.

Prestasi Gemilang: MTQ hingga Pajak Daerah

Hanya lima bulan menjabat, tepatnya pada 8 September 2023, Lukman Hakim berhasil membawa Cikarang Barat meraih Juara Umum Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) ke-55 tingkat Kabupaten Bekasi yang digelar di Kecamatan Sukawangi. Dengan perolehan nilai tertinggi 85, kecamatan ini mengungguli 22 kecamatan lainnya. Prestasi ini menjadi bukti nyata bahwa pembinaan keagamaan dan seni baca Al-Qur’an berjalan masif di bawah kepemimpinannya.

Tak hanya di bidang keagamaan, capaian di bidang fiskal juga membanggakan. Kecamatan Cikarang Barat bersama Desa Ganda Mekar dan Cikedokan berhasil meraih Peringkat Pertama Pengelolaan Pajak Bumi dan Bangunan (PBB-P2). Sementara itu, dedikasi Lukman di bidang kepramukaan selama lima tahun mendapat pengakuan nasional berupa Satya Lencana Pancawarsa dari Gerakan Pramuka pada Agustus 2025.

BACA JUGA:  Upacara Rakyat Timbulsloko, Merah Putih Berkibar di Tengah Banjir Rob

Menggerakkan Ekonomi dari Akar Rumput

Di sektor ekonomi, Lukman tak sekadar memberi instruksi dari balik meja. Ia turun langsung meresmikan BUMDes Gandasari Mandiri pada September 2025 sebagai lumbung pangan desa yang diharapkan menjadi motor ketahanan pangan lokal. Ia juga konsisten menyerap produk Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) untuk kebutuhan kegiatan resmi kecamatan—sebuah langkah nyata mendorong perputaran ekonomi rakyat.

Program Makanan Bergizi dan Beragam (MBG) bagi pelajar juga ia kawal ketat, memastikan asupan gizi anak-anak sekolah terjamin aman dan berkualitas. Di sisi tata kelola, ia rutin menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) bagi aparatur desa, memantau langsung penggunaan dana desa, serta membina kader PKK untuk memperkuat pemberdayaan perempuan di setiap sudut wilayah.

Merawat Harmoni dan Demokrasi

Lukman meyakini pembangunan fisik harus berjalan seiring penguatan sosial. Melalui program “Ngopi Kamtibmas”, ia memfasilitasi perbaikan Pos RW sekaligus menjadi forum musyawarah warga untuk deteksi dini masalah keamanan. Ia juga aktif mendukung kegiatan keagamaan seperti Pawai Obor Tahun Baru Islam dan Peringatan Maulid Nabi.

Di bidang demokrasi, komitmennya tak diragukan. Menjelang Pemilu 2024, ia menginisiasi Deklarasi Pemilu Damai bersama Forkopimcam dan partai politik, dengan tekad menjaga persatuan serta menolak hoaks dan isu SARA. Hasilnya, partisipasi masyarakat Cikarang Barat pada Pemilu 2024 melonjak hingga 78 persen dari total 146.241 Daftar Pemilih Tetap (DPT). Kini, ia terus mengawal kelancaran Pilkades Serentak 2026 dengan menggandeng TNI-Polri.

BACA JUGA:  Raih Berkah Rabiul Awal, PTPN IV Regional IV Berbagi dengan 50 Warga Tanjung Lebar

Warisan untuk Masa Depan

Dari pesisir Muaragembong yang ia perjuangkan hak tanahnya, hingga kawasan industri dan pemukiman padat Cikarang Barat yang ia bangun dengan pendekatan humanis, Lukman Hakim membawa satu benang merah: keberpihakan pada rakyat kecil. “Jabatan adalah amanah. Saya ingin meninggalkan sistem yang berkelanjutan, baik dari sisi pelayanan publik, ekonomi kerakyatan, maupun kedamaian sosial,” pungkasnya.

Dengan usia yang matang, pengalaman lintas wilayah, dan segudang prestasi, Drs. H. Lukman Hakim, A.P., M.M., bukan sekadar birokrat. Ia adalah putra daerah yang untuk membangun, sekaligus pemimpin yang merangkul semua elemen demi kemajuan Cikarang Barat yang berkelanjutan. (Hrs).