Masjid Darussalam Blok P, LBS 2 Diresmikan, Wujud Gotong Royong Menyatukan Warga

Warga Blok P LBS 2 bersama Kepala Desa Muktiwari H. Bahrudin, S.E., Ketua Yayasan Alemar Wa Tanmiah Syekh Faisol saat foto bersama menghadiri peresmian Masjid Darulsalam sebagai simbol persatuan, kebersamaan, dan penguatan syiar Islam di lingkungan perumahan.

Bekasi, Koranpelita.co – Penantian panjang warga Blok P Perumahan Logam Bangun Setia (LBS) 2, Desa Muktiwari, Kecamatan Cibitung, akhirnya terwujud. Masjid Darussalam resmi diresmikan pada Jumat (26/6/2026), menjadi simbol lahirnya semangat gotong royong, kepedulian sosial, dan kebersamaan yang mampu menghadirkan rumah ibadah bagi masyarakat.

Peresmian berlangsung khidmat dan penuh rasa syukur. Hadir dalam kesempatan tersebut Kepala Desa Muktiwari H. Bahrudin, S.E., Ketua Yayasan Alemar Wa Tanmiah Syekh Faisol beserta jajaran, perwakilan Yayasan H. Sunarso, perwakilan Developer LBS 2, Ketua Panitia Pembangunan Masjid Rudi Jatno, pengurus DKM Masjid Darussalam, Ketua RT/RW, tokoh agama Ustaz Akhmad Rofik, ibu-ibu Majelis Taklim, serta ratusan warga Blok P.

Suasana semakin semarak dengan lantunan ayat suci Al-Qur’an, penampilan marawis, doa bersama, hingga silaturahmi antarwarga yang memenuhi area masjid.

Dalam sambutannya, Kepala Desa Muktiwari H. Bahrudin, S.E. mengapresiasi seluruh pihak yang telah berkontribusi mewujudkan berdirinya Masjid Darulsalam.

“Masjid ini bukan sekadar bangunan, tetapi pusat ibadah, pendidikan, pembinaan akhlak, dan pemersatu masyarakat. Saya mengajak seluruh warga untuk bersama-sama menjaga, merawat, dan memakmurkan Masjid Darulsalam agar manfaatnya terus dirasakan hingga generasi mendatang,” ujarnya.

BACA JUGA:  Momen Lebaran Anak Yatim, Pemkot Tangerang Santuni 1.448 Anak Yatim

Ia berharap masjid tersebut menjadi pusat kegiatan keagamaan sekaligus memperkuat ukhuwah Islamiyah dan kerukunan antarwarga.

Sementara itu, perwakilan Yayasan Alemar Wa Tanmiah, H. Sunarso, mengungkapkan rasa syukur karena pembangunan Masjid Darussalam dapat diselesaikan dengan baik hanya dalam waktu sekitar 40 hari.

Menurutnya, keberhasilan tersebut tidak lepas dari dukungan developer, panitia, dan antusiasme masyarakat.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada Developer LBS 2 atas dukungannya sehingga pembangunan berjalan lancar. Pesan dari para donatur sangat sederhana, tetapi penuh makna, yakni jagalah masjid ini, rawatlah, makmurkan dengan kegiatan ibadah, dan peliharalah kerukunan antar pengurus DKM maupun dengan masjid-masjid lainnya.

Ucapan penuh haru juga disampaikan Ketua Panitia Pembangunan Masjid Darussalam, Rudi Jatno. Ia mengatakan, berdirinya masjid merupakan bukti nyata bahwa kepedulian dan keikhlasan mampu menghadirkan manfaat besar bagi masyarakat.

“Atas nama panitia dan seluruh warga, kami mengucapkan beribu-ribu terima kasih kepada Yayasan Alemar Wa Tanmiah yang telah menjadi donatur dan membiayai pembangunan Masjid Darussalam hingga selesai. Bantuan ini adalah amal jariyah yang akan terus mengalir pahalanya. Semoga Allah SWT membalas seluruh kebaikan para donatur dengan keberkahan dan pahala yang berlipat ganda,” tutur Rudi.

BACA JUGA:  Bandara Soetta Target Top 10 Dunia, Pemkot Tangerang  Siap Mendukung

Ia menegaskan, perjuangan tidak berhenti setelah bangunan berdiri. Menurutnya, tantangan berikutnya adalah bagaimana seluruh warga dapat bersama-sama memakmurkan masjid melalui salat berjamaah, pengajian, pendidikan Al-Qur’an bagi anak-anak, hingga berbagai kegiatan sosial kemasyarakatan.

Hal senada disampaikan Ketua RT 06/RW 022 sekaligus perwakilan warga Blok P, Santoso. Dengan penuh rasa syukur, ia menyebut kehadiran Masjid Darussalam merupakan impian yang kini telah menjadi kenyataan.

“Kami mewakili seluruh warga Blok P mengucapkan beribu-ribu terima kasih kepada Yayasan Alemar Wa Tanmiah yang telah membiayai pembangunan Masjid Darussalam. Tanpa kepedulian dan kemurahan hati yayasan serta para donatur, impian warga memiliki masjid yang layak mungkin tidak akan terwujud secepat ini. Semoga Allah SWT membalas semua kebaikan dengan keberkahan yang terus mengalir,” ucap Santoso.

BACA JUGA:  Wali Kota Tangsel Sebut Gerakan Jumantik Jadi Kunci Tangsel Capai Nol Kematian DBD

Ia mengajak seluruh masyarakat menjadikan Masjid Darussalam sebagai rumah bersama yang tidak hanya ramai saat salat berjamaah, tetapi juga menjadi pusat pembinaan umat, pendidikan generasi muda, kegiatan sosial, dan penguat tali persaudaraan.

Peresmian Masjid Darussalam menjadi bukti bahwa kolaborasi antara masyarakat, yayasan, developer, tokoh agama, dan pemerintah mampu melahirkan karya yang manfaatnya akan dirasakan dalam jangka panjang. Lebih dari sekadar bangunan, Masjid Darussalam kini menjadi simbol persatuan, kepedulian, dan harapan baru bagi warga Blok P Perumahan LBS 2 untuk membangun lingkungan yang religius, rukun, dan harmonis. (Dodo.Z).