
Kota Bekasi, Koranpelita.co – Upaya pemerintah memperkuat ketahanan pangan nasional terus dilakukan melalui pendekatan langsung ke masyarakat. Salah satunya terlihat dalam kunjungan Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan, ke Pondok Gede, Kota Bekasi, Rabu (15/4/2026), yang didampingi Wakil Wali Kota Bekasi, Abdul Harris Bobihoe.
Kunjungan tersebut diisi dengan sosialisasi Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di SMAN 5 Pondok Gede. Program ini diperkenalkan sebagai langkah strategis pemerintah dalam meningkatkan kualitas gizi masyarakat, khususnya bagi pelajar, sekaligus mendukung pembentukan sumber daya manusia yang lebih sehat.
Dalam kegiatan itu, para siswa tidak hanya mendapatkan pemahaman mengenai pentingnya asupan gizi seimbang, tetapi juga diajak untuk lebih sadar terhadap pola hidup sehat yang berkelanjutan.
Selain menyasar kalangan pelajar, perhatian pemerintah juga diarahkan pada keterjangkauan harga pangan. Hal ini terlihat dari peninjauan pasar murah di Plaza Pondok Gede yang menjadi bagian dari rangkaian kegiatan.
Di lokasi tersebut, warga tampak memanfaatkan kesempatan untuk memperoleh kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau. Kehadiran pasar murah dinilai membantu masyarakat di tengah dinamika harga bahan pangan.
Wakil Wali Kota Bekasi, Abdul Harris Bobihoe, mengatakan bahwa pemerintah daerah berkomitmen mendukung kebijakan nasional, terutama yang berkaitan langsung dengan kebutuhan dasar masyarakat.
“Sinergi antara pemerintah pusat dan daerah menjadi penting agar program yang dirancang dapat berjalan efektif dan dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” ujarnya.
Rangkaian kegiatan kemudian dilanjutkan dengan menghadiri Hari Jaminan Ketahanan Pangan (HAJATAN) di Kodim 0507/Bekasi. Kegiatan ini melibatkan berbagai unsur, termasuk komunitas masyarakat, sebagai bagian dari upaya bersama dalam menjaga ketahanan pangan.
Sementara itu, Zulkifli Hasan menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam menjaga stabilitas pangan nasional. Menurutnya, tantangan di sektor pangan memerlukan keterlibatan berbagai pihak, baik pemerintah maupun masyarakat.
Melalui kegiatan ini, pemerintah berharap program MBG dan berbagai kebijakan pangan lainnya tidak hanya tersosialisasi, tetapi juga dapat diimplementasikan secara berkelanjutan di daerah. (D nu).


