Pemkot Jambi ,Soft Launching Wisata Kuliner Kota Tua, Pasar, Jambi

Kota Jambi, Koranpelita .co – Wakil Wali Kota Jambi, Diza Hazra Aljosha, S.E., M.A, memimpin rapat koordinasi bersama jajaran PT. Siginjai Sakti dan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait dalam rangka persiapan soft launching kawasan wisata kuliner Kota Tua, pada Selasa sore (17/03/2026), bertempat di Aula Rumah Dinas Wakil Wali Kota Jambi.

Kegiatan ini merupakan upaya Pemerintah Kota Jambi berkolaborasi bersama BUMD PT Siginjai Sakti dalam menghidupkan kembali kawasan Kota Tua, kawasan Pasar, Jambi, yang akan menjadi destinasi baru yang menarik dan produktif secara ekonomi, dengan mengimplementasikan antara tradisional dan modern.

Dalam arahannya, Wakil Wali Kota Diza menyampaikan bahwa pengembangan kawasan tersebut akan difokuskan sebagai pusat wisata kuliner atau pasar malam yang ke depan diharapkan menjadi marketplace baru bagi masyarakat.

BACA JUGA:  Ketua DPRD Cianjur: Hari Kebebasan Pers Sedunia Momentum Perkuat Demokrasi dan Integritas Informasi

“Alhamdulillah kita baru saja selesai rapat koordinasi terkait rencana menghadirkan pasar malam atau wisata kuliner di kawasan Kota Tua. Tujuannya untuk menciptakan keramaian baru sekaligus mendorong perputaran ekonomi masyarakat Kota Jambi, sehingga berdampak pada peningkatan kesejahteraan,” ujar Diza.

Ia menegaskan bahwa dalam persiapannya, berbagai aspek teknis menjadi perhatian serius, mulai dari keamanan, kebersihan lingkungan, hingga pengelolaan sampah agar tidak menimbulkan permasalahan baru di kawasan tersebut. Selain itu, keterlibatan UMKM lokal juga menjadi prioritas utama dengan memastikan produk yang dijual telah memenuhi standar dan sertifikasi yang berlaku.

“Pengelolaan kegiatan ini harus melalui tahapan kurasi yang baik, termasuk manajemen pelaksanaan dan kualitas produk. Kita ingin kegiatan ini berjalan optimal dan memberikan dampak positif yang nyata bagi masyarakat,” tambahnya.

BACA JUGA:  Wali Kota Tangerang Tegaskan Pendidikan Berkualitas Harus Dirasakan Semua Anak  

Diza juga menekankan pentingnya aspek visual dan kenyamanan kawasan, seperti penataan tenda, kebersihan lokasi, serta desain ruang yang menarik agar mampu memberikan kesan positif bagi pengunjung dan mendorong kunjungan berulang.

Dalam rapat tersebut turut dibahas peran strategis BUMD dalam mendukung keberlangsungan program, dengan fokus pada tiga indikator utama, yaitu jumlah populasi, potensi marketplace, serta pemahaman terhadap program pengembangan pasar. (Rizal).

Redaktur 2
Latest posts by Redaktur 2 (see all)
BACA JUGA:  Gubernur Al Haris Tinjau Banjir di Merangin, Salurkan Bantuan dan Janjikan Perahu Gratis