
KORANPELITA.CO – Pemerintah Kota Tegal menggelar High Level Meeting (HLM) Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) di Ruang Adipura, Jum’at (13/3/2026).
Pertemuan ini bertujuan membahas strategi pengendalian inflasi serta memastikan kecukupan stok kebutuhan pokok menjelang perayaan Hari Raya Idul Fitri tahun 2026.
Wali Kota Tegal Dedy Yon Supriyono menegaskan pentingnya koordinasi lintas instansi dalam menjaga stabilitas harga dan pasokan berbagai komoditas penting di wilayah Kota Tegal.
Dalam rapat tersebut, perwakilan Pertamina Fuel Terminal Tegal, Adhi W, memastikan stok Bahan Bakar Minyak (BBM) dalam kondisi aman untuk menghadapi arus mudik, hari raya, hingga arus balik. Ia menyampaikan bahwa pihaknya telah mempersiapkan stok jauh-jauh hari, dimana kapasitas penyimpanan saat ini sudah terisi penuh dengan perkiraan mencapai 18 juta liter.
“Insya Allah untuk Kota Tegal stok kami pastikan aman,” ujar Adhi dalam HLM TPID tersebut.
Sementara itu, perwakilan Perum Bulog Cabang Tegal, Saeful A melaporkan bahwa ketersediaan beras tetap terjaga dan proses distribusi dilakukan sesuai dengan kebutuhan pasar.
Di kesempatan yang sama, Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Tegal, Eman Sulaeman, mengungkapkan data inflasi Februari 2026 yang tercatat sebesar 0,86 persen secara bulanan dan 4,97 persen secara tahunan. Kenaikan ini dipengaruhi oleh melonjaknya harga sejumlah komoditas seperti beras, daging ayam ras, dan cabai rawit.
Eman juga menilai perlunya langkah antisipasi, seperti pelaksanaan operasi pasar, untuk menjaga stabilitas harga menjelang Hari Raya Idul Fitri.(her/hms)


