Jakarta, Koranpelita.co – Trisakti Business Law Community (TBLC) sebagai komunitas keilmuan hukum bisnis di bawah naungan Fakultas Hukum Universitas Trisaktisecara resmi mengumumkan menggandeng dan berkolaborasi strategis dengan Hardy Business Group (HBG).
Langkah tersebut sebagaiman rilis diterima Koranpelita.co, Rabu (18/02/20260 diambil guna menjembatani kesenjangan antara pemahaman hukum bisnis secara normatif dengan praktik nyata di industri ekonomi kreatif dan pelestarian budaya.
Kolaborasi ditandai dengan ditandatanganinya kesepakatan bersama antara Fasya Anjani Putri selaku Executive Director Trisakti BLC dan Dianyndra Kusuma Hardy selaku Founder HBG.
Keduanya sepakat untuk menyatukan kekuatan akademisi hukum dan praktisi bisnis dalam menghadapi tantangan regulasi modern. Kemitraan ini berfokus pada empat pilar utama yang disepakati oleh kedua belah pihak:
- Edukasi Hukum & Praktik Bisnis: Meningkatkan pemahaman hukum bisnis yang relevan dengan ekonomi kreatif dan perlindungan budaya, baik secara teori (normatif) maupun praktik lapangan.
- Riset & Data: Berkolaborasi dalam pertukaran informasi tren, tantangan, dan peluang regulasi untuk menghasilkan riset yang menjadi referensi pengembangan ekosistem bisnis berkelanjutan.
- Integrasi Jejaring (Networking): Mempertemukan komunitas hukum dengan pelaku kreatif dalam wadah informal untuk memicu inovasi dan pertukaran wawasan secara organik.
- Advokasi Regulasi: Berpartisipasi aktif dalam forum publik dan dialog denganpemangku kepentingan untuk mendorong regulasi yang mendukung pertumbuhan ekonomi kreatif dan perlindungan budaya yang lebih baik, sesuai perundang-undangan yang berlaku.
Melalui pernyataan kesamaan visi ini, TBLC dan HBG berkomitmen untuk terus menghadirkan kegiatan-kegiatan yang berdampak positif bagi mahasiswa, pelaku bisnis, dan ekosistem hukum di Indonesia.(yadi)



