Bupati Tegal Tegaskan RAT Sebagai Momentum Strategis Tata Kelola Koperasi

Bupati Tegal, Ischak Maulana Rohman (tengah peci hitam) menghadiri RAT Tahun Buku 2025 KPRI “Sejahtera” Sekretariat Daerah Kabupaten Tegal di Pendopo Amangkurat, Kamis (12/2).

KORANPELITA.CO – Bupati Tegal Ischak Maulana Rohman menegaskan bahwa Rapat Anggota Tahunan (RAT) merupakan forum tertinggi dan momentum strategis dalam tata kelola koperasi untuk evaluasi, pemantapan komitmen, serta penetapan arah kebijakan ke depan.

Hal ini disampaikannya saat menghadiri RAT Tahun Buku 2025 KPRI “Sejahtera” Sekretariat Daerah Kabupaten Tegal di Pendopo Amangkurat, Kamis (12/02/2026).

Menurut Bupati, penyelenggaraan RAT secara rutin dan tepat waktu mencerminkan tata kelola koperasi yang sehat, transparan, dan akuntabel. Ia mengapresiasi capaian kinerja KPRI “Sejahtera” yang dinilai positif, baik dari jumlah anggota, pengelolaan keuangan, maupun sisa hasil usaha (SHU).

“Rapat Anggota Tahunan bukan sekadar agenda rutin tahunan, melainkan momentum strategis untuk melakukan evaluasi bersama, memperkuat komitmen, serta menentukan arah kebijakan organisasi ke depan,” tegasnya.

Bupati juga mengapresiasi peningkatan jumlah anggota yang mencapai 436 orang, yang menunjukkan kepercayaan Pegawai Negeri Sipil (PNS) dan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kinerja (PPPK) terhadap koperasi. Menurutnya, kepercayaan anggota merupakan modal sosial utama untuk membangun koperasi yang kuat dan berkelanjutan.

BACA JUGA:  Sempat Diamankan Tim PAM SDO, JAM Was Sebut Mantan Aspidum Kejati Kalbar Difungsionalkan

Pada kesempatan tersebut, ia menyerahkan sertifikat penilaian kesehatan koperasi dari Dinas Perdagangan Koperasi dan UKM Kabupaten Tegal kepada Ketua Pengurus KPRI “Sejahtera” Nurhayati.

Dalam laporannya, Nurhayati menyampaikan bahwa tingkat kehadiran RAT mencapai lebih dari 50 persen. Selama lima tahun kepengurusan periode 2021–2025, pihaknya telah melakukan pembenahan termasuk penyelesaian kredit bermasalah dan peningkatan tata kelola.

“Alhamdulillah, berdasarkan hasil penilaian kesehatan koperasi, KPRI ‘Sejahtera’ masuk kategori sehat. Capaian ini tidak lepas dari dukungan seluruh anggota serta pendampingan dari Dinas Koperasi,” ujarnya.

Dari sisi keuangan, SHU Tahun Buku 2025 tercatat sebesar Rp377.558.573 atau meningkat dibanding tahun sebelumnya. Penyaluran pinjaman mencapai 97,7 persen dari total dana yang dikelola, dengan saldo pinjaman mendekati Rp3,5 miliar.

BACA JUGA:  Sempat Diamankan Tim PAM SDO, JAM Was Sebut Mantan Aspidum Kejati Kalbar Difungsionalkan

Kepala Dinas Perdagangan Koperasi dan UKM Kabupaten Tegal, Imam Rudy Kurnianto menyampaikan bahwa tingkat kesehatan KPRI “Sejahtera” berada pada kategori sehat dengan skor 83,65.

Ia mengapresiasi tren pertumbuhan aset, modal sendiri, dan SHU yang terus meningkat, serta mendorong pengurus untuk mengembangkan diversifikasi usaha guna memperkuat daya saing.

Ketua Dewan Koperasi Indonesia Daerah (Dekopinda) Kabupaten Tegal Akhmad Bukhori juga mengapresiasi konsistensi KPRI “Sejahtera” dalam menyelenggarakan RAT tepat waktu dan menekankan pentingnya regenerasi kepengurusan untuk keberlanjutan organisasi.

Bupati Tegal mengucapkan, terima kasih kepada pengurus periode 2021–2025 atas dedikasinya dan berharap pemilihan pengurus serta pengawas periode 2026–2031 berjalan demokratis dan transparan.

“Saya berharap KPRI ‘Sejahtera’ terus tumbuh menjadi koperasi pegawai yang sehat, profesional, dan berdaya saing, serta mampu menjadi contoh praktik koperasi yang baik di Kabupaten Tegal,” ujarnya.

BACA JUGA:  Sempat Diamankan Tim PAM SDO, JAM Was Sebut Mantan Aspidum Kejati Kalbar Difungsionalkan

Adapun, RAT kemudian dilanjutkan dengan penyampaian laporan pertanggungjawaban, pembahasan program kerja, serta pemilihan pengurus dan pengawas periode berikutnya, dengan harapan dapat memperkuat solidaritas anggota dan meningkatkan kualitas pelayanan.(her/hms)