Jajaran Adhyaksa 699 Rajut Kebersamaan dengan Menanam Pohon dan Baksos di Singkawang

Singkawang, Koran pelita.co – Guna merajut kebersamaan setelah 27 tahun, jajaran Kejaksaan yang tergabung dalam Adhyaksa 699 melakukan kegiatan penanaman pohon dan juga bakti sosial di Singkawang, Kalimantan Barat, Sabtu (24/01/2026).

Adapun penanaman pohon disertai penyerahan bibit pohon kepada masyarakat “Penggerak Pecinta Lingkungan Singkawang” dipimpin Kajati Kalimantan Barat Emilwan Ridwan dan dilaksanakan di Tugu Batas Kota antara Singkawang dengan Bengkayang.

Turut menanam pohon antara lain Kepala Biro Kepegawaian Kejaksaan Agung Sri Kuncoro, Kapuspenkum Kejaksaan Agung Anang Supriatna, Wakajati Kalbar Erich Folanda dan Ketua Adhyaksa 699 Wahyudi.

Kajati Emilwan mengatakan kegiatan jajaran Adhyaksa 699 menanam pohon menjadi wujud nyata komitmen jajaran Kejaksaan untuk berperan aktif menjaga kelestarian alam dan lingkungan hidup. ”

BACA JUGA:  Dedy Yon Pimpinan Apel Kesiapan Launching Taman Parkir Alun-alun dan Tirta Bahari Tegal 

“Apalagi kawasan Singkawang yang berada di antara perbukitan dan pesisir pantai rawan bencana. Sehingga pohon penting untuk menjaga keseimbangan ekosistem dan mencegah terjadinya kerusakan lingkungan,” ujarnya.

Dia menambahkan pohon tidak hanya bermakna simbolis, tapi juga memiliki nilai strategis bagi masa depan lingkungan hidup. “Karena menanam pohon berarti menanam kebaikan dan mencegah terjadi bencana alam sekaligus menjadi warisan positif bagi generasi mendatang”

Adapun, kata dia, kegiatan lainnya bakti sosial pemberian santunan kepada panti asuhan di halaman parkir Vihara Sui Kheu Thai Pak Kung di Jalan Raya Kulor di Kota Singkawang. “Kegiatan semuanya ini bagian dari rangkaian 27 Tahun Adhyaksa 699 yang mengusung semangat Merajut Kebersamaan melalui aksi sederhana namun bermakna,” ucapnya.

BACA JUGA:  Walkot Tegal Apresiasi Peran Harris Turino dalam Mendukung UMKM dan Toleransi Beragama

“Selain sebagai bentuk dan wujud kepedulian, kebersamaan dan tanggung jawab sosial dari kejaksaan kepada masyarakat. Interaksi yang terjalin ini diharapkan memperkuat kepercayaan publik terhadap institusi Kejaksaan serta membangun hubungan yang harmonis dan berkelanjutan,” ujar Emilwan. (yadi)