Bekasi, Koranpelita.co – Sebuah bus milik layanan transportasi Bunda Trans dilalap api saat melintas di Jalan Raya Diponegoro, tepat di depan kawasan industri PT Sinde Budi Sentosa, Desa Setiamekar, Kecamatan Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi, Sabtu (10/1/2026) pagi. Peristiwa ini sempat mengundang kepanikan pengguna jalan dan penumpang di dalam kendaraan.
Insiden kebakaran terjadi sekitar pukul 10.30 WIB. Berdasarkan hasil sementara di lokasi kejadian, api diduga berasal dari korsleting listrik pada mesin bus, yang dipicu oleh kebocoran kabel kompresor di bagian belakang kendaraan.
Petugas Lalu Lintas Polsek Tambun Selatan bergerak cepat setelah menerima laporan masyarakat. Aipda Meyers bersama personel piket fungsi, yakni Aipda Saipon, Aipda Herman, dan Bripda Dimas, langsung mendatangi lokasi untuk melakukan pengamanan dan pengaturan arus lalu lintas.
Kronologi Kejadian
Menurut keterangan saksi, bus awalnya melaju seperti biasa. Sejumlah penumpang diketahui sedang beristirahat di bagian belakang. Namun situasi berubah ketika terdengar suara mencurigakan seperti kebocoran, disusul kepulan asap tebal dari bagian mesin.
Pengendara lain yang melihat kondisi tersebut segera memberi isyarat kepada sopir. Menyadari adanya potensi bahaya, sopir langsung menepikan kendaraan dan meminta seluruh penumpang segera turun dan menjauh dari bus.
Tak lama setelah enam penumpang berhasil dievakuasi dengan selamat, api muncul dari belakang bus dan dengan cepat membesar, membakar sebagian besar bodi kendaraan.
Riwayat Gangguan Sebelumnya
Dari informasi yang dihimpun, bus tersebut ternyata pernah mengalami gangguan serupa sekitar satu minggu sebelumnya, yakni kebocoran kabel kompresor saat melintas di ruas tol arah Lampung. Meski kala itu tidak sampai memicu kebakaran, kejadian ini menjadi catatan penting dalam proses penyelidikan.
Pemadaman Berlangsung Cepat
Untuk mengendalikan api, tiga unit mobil pemadam kebakaran Kabupaten Bekasi dengan 10 personel di bawah komando Danru Joko diterjunkan ke lokasi. Bantuan juga datang dari satu unit damkar Kota Bekasi dengan empat personel yang dipimpin Danru Danu.
Berkat respons cepat dan koordinasi yang baik, api berhasil dipadamkan tanpa merambat ke area sekitar maupun menimbulkan dampak lanjutan.
Tidak Ada Korban Jiwa
Dalam kejadian ini, tidak terdapat korban jiwa maupun luka-luka. Seluruh penumpang berhasil diselamatkan. Namun, kerugian material berupa satu unit bus Bunda Trans tidak dapat dihindari. Hingga saat ini, nilai kerugian masih dalam proses pendataan oleh pihak terkait.
Petugas kepolisian telah melakukan cek tempat kejadian perkara (TKP), mengumpulkan keterangan saksi, serta menyusun laporan resmi untuk penyelidikan lebih lanjut.
Imbauan Kepolisian
Kepolisian mengingatkan para pemilik dan pengemudi angkutan umum agar tidak mengabaikan pemeriksaan rutin kendaraan, terutama sistem kelistrikan dan mesin, demi mencegah potensi kecelakaan serta menjaga keselamatan penumpang. (D.Z).



