Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Rumah Mengaji AR-RIZQI, Buwekjaya: Momentum Perkuat Generasi Islami

Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Rumah Mengaji AR-RIZQI, Kampung Buwekjaya, Rawapisang, Jumat malam (26/09/2025).

Bekasi, koranpelita.co – Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1447 Hijriah di Rumah Mengaji AR-RIZQI, Kampung Buwekjaya Rawapisang RT03/02, Desa Tridayasakti, Kecamatan Tambun Selatan, berlangsung khidmat dan penuh makna pada, Jumat malam (26/09/2025).

Acara yang dihadiri para warga serta tamu undangan ini menghadirkan lantunan shalawat, tausiah dan berbagai kegiatan lainnya, serta doa bersama yang dipimpin oleh Bu Guru Dwi, pengasuh Rumah Mengaji AR-RIZQI. Dalam pesannya, Bu Guru Dwi menegaskan bahwa Maulid Nabi bukan sekadar tradisi, melainkan momentum untuk menanamkan akhlak Rasulullah kepada generasi muda.

“Maulid adalah pengingat agar anak-anak kita tidak hanya pandai membaca Al-Qur’an, tapi juga meneladani sikap Nabi yang penuh kasih sayang dan amanah. Pendidikan iman sejak dini harus jadi pondasi utama di tengah derasnya tantangan zaman,” ujar Bu Guru Dwi.

BACA JUGA:  Jelang Idul Adha, Pemkot Tangsel Sidak Harga Pangan

Ketua RT 03/02, Karta, menilai kegiatan ini penting sebagai perekat sosial dan benteng moral warga. Menurutnya, nilai-nilai yang diwariskan Rasulullah dapat menjadi jawaban atas berbagai persoalan di masyarakat, termasuk soal kenakalan remaja dan degradasi etika sosial.

“Kalau bukan dari keluarga dan lingkungan, siapa lagi yang menanamkan adab? Kegiatan seperti Maulid ini harus terus dilestarikan agar kampung kita punya karakter dan jati diri yang kuat,” tegas Karta.

Hal senada juga diungkapkan, tokoh muda Eza Fish memberikan apresiasi kepada Rumah Mengaji AR-RIZQI yang telah menginisiasi peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW secara konsisten. Menurutnya, langkah ini sangat penting sebagai sarana membangun ikatan kebersamaan sekaligus menghidupkan nilai-nilai Islam di tengah masyarakat.

BACA JUGA:  Diduga Libatkan Pegawai Non-Ahli, Penanganan PJU di Kabupaten Bekasi Jadi Sorotan

“Saya mengapresiasi Rumah Mengaji AR-RIZQI yang selalu menghadirkan kegiatan penuh makna seperti ini. Tidak hanya memperkuat iman, tapi juga mempererat silaturahmi warga. Semoga kegiatan Maulid terus berlanjut dan menjadi contoh positif bagi lingkungan sekitar,” ujar Eza Fish.

Paragraf Penutup Reflektif dari Penulis

Peringatan Maulid Nabi di Rumah Mengaji AR-RIZQI bukan hanya serangkaian ritual ibadah, tetapi sebuah pesan moral yang hidup di tengah masyarakat. Di era ketika krisis karakter dan dekadensi moral mengintai generasi muda, teladan Rasulullah menjadi jawaban yang tak tergantikan.

Melalui Maulid, warga Kampung Buwekjaya, Rawapisang, seakan diingatkan kembali bahwa pendidikan sejatinya tidak hanya berasal dari bangku sekolah, tetapi juga dari lingkungan yang menanamkan akhlak, adab, dan nilai spiritual. Dari sinilah lahir generasi Islami yang tidak sekadar cerdas secara intelektual, melainkan juga kuat secara moral dan berkarakter.

BACA JUGA:  Produksi Sawit Nasional Stagnan, PalmCo Genjot Transformasi Kebun Rakyat

Rumah Mengaji AR-RIZQI dengan konsistensinya membuktikan bahwa kampung kecil pun mampu menjadi pusat cahaya peradaban. Dari lantunan shalawat hingga doa bersama, peringatan Maulid Nabi ini mengajarkan bahwa menjaga warisan Rasulullah adalah tugas kolektif—bukan hanya bagi guru, pemimpin, atau tokoh agama, tetapi bagi setiap orang tua, pemuda, dan masyarakat. (Dodo.Z).