KORANPELITA.CO – Dalam rangka merayakan Hari Raya Idul Fitri 1446 H, PLN UP3 Grobogan kembali melaksanakan program Light Up The Dream (LUTD). Sebanyak 24 keluarga kurang mampu di Wilayah PLN UP3 Grobogan menikmati sambungan listrik gratis melalui program Light Up the Dream (LUTD).
PT PLN (Persero) UP3 Grobogan terus berupaya membuka akses energi listrik bagi masyarakat melalui program LUTD kepada 24 keluarga kurang mampu sejak tahun 2025, kata Manajer PLN UP3 Grobogan, Artika Hadi Wibawa.
Ia menyatakan, Light Up The Dream merupakan sebuah program unggulan PLN membantu Masyarakat yang kurang mampu dalam menikmati pelayanan kelistrikan yang mana bersumber berkat donasi pegawai PLN.
“Program ini lahir dari kepedulian pegawai PLN di wilayah kerja kami untuk mewujudkan mimpi masyarakat akan pemenuhan kebutuhan energi listrik. Dalam merayakan Hari Raya Idul Fitri 1446H ditahun ini, kami bagikan kebahagiaan itu dengan masyarakat kurang mampu di wilayah Kabupaten Demak dan Kabupaten Grobogan yang merupakan wilayah kerja kami,” katanya pada Koranpelita, Grobogan Demak, Jawa Tengah, Jumat (11/4/2025).
Program ini akan berjalan setiap bulan secara konsisten dan semoga akan semakin banyak keluarga kurang mampu yang dapat dilistriki secara gratis.
Artika berharap, dengan hadirnya listrik di Kabupaten Demak dan Kabupaten Grobogan lewat program LUTD ini, tak hanya memenuhi kebutuhan listrik warga, melainkan juga lebih dari itu bisa membuka peluang pemanfaatan untuk peningkatan pendapatan mereka.
“Penggunaan listrik ini tak hanya buat terang rumah, tapi warga bisa juga mengembangkan usaha baik dari sektor pertanian, perikanan, kelautan, maupun pariwisata. PLN menjembatani mimpi mereka dengan melakukan penyalaan secara gratis, semoga donasi dari para pegawai dapat bermanfaat bagi sesama dan menjadi ladang amal bagi yang bersangkutan,” katanya.
Disamping itu, Artika optimistis listrik gratis ini bisa terus diupayakan, agar impian desa-desa lainnya juga terwujud.
“Insya Allah kegiatan ini akan terus berlanjut dan harapan kami program ini membawa berkah untuk kita semuanya,” ujarnya.
Salah seorang warga penerima bantuan, Budiyono menuturkan rasa syukur atas bantuan listrik gratis yang diterimanya.
“Terima kasih PLN berkat listrik gratis, kegiatan sehari-hari menjadi lebih mudah karena sudah ada penerangan di dalam rumah, anak-anak nyaman belajar di malam hari. Sebelumnya sangat kesusahan karena untuk belajar harus menggunakan lampu pelita yang mengganggu penglihatan mereka, sehingga kami sangat bersyukur ada kepedulian kepada kami dari PLN,” ujar Budi. (nungki)
- Belajar Pengelolaan Sampah dan Ketahanan Pangan, Pemkot Tegal Berkunjung ke Yogyakarta - 09/05/2026
- Kasus Perselingkuhan Kepala Unit Bulakamba Perumda Air Minum Tirta Baribis Adalah Kesalahpahaman - 09/05/2026
- Hadiri Seminar Pembiayaan Haji dan Umroh, Wawali Tegal : Masyarakat Harus Bisa Merencanakan Keuangan Sejak Dini - 09/05/2026



