
KORAN PELITA, Kabupaten Bekasi – Pemerintah Desa Burangkeng kembali melaksanakan kerja bakti rutin pada Minggu pagi, 20 April 2025. Kali ini, kegiatan dipusatkan di Perumahan Mustika Grande, Kecamatan Setu, Kabupaten Bekasi, dan melibatkan puluhan peserta dari berbagai elemen, termasuk aparatur desa, anggota BPD, warga setempat, serta unsur masyarakat lainnya.
Kegiatan ini berfokus pada pembersihan lingkungan dan saluran air dari tumpukan sampah yang dapat menyebabkan genangan. Kepala Desa Burangkeng, Nemin bin Sain, menyebutkan bahwa program kerja bakti ini dilakukan secara rutin setiap minggu dan bergilir di berbagai lokasi desa.
“Ini memang menjadi program mingguan kita. Setiap hari Minggu kita adakan kerja bakti bersama warga, perangkat pemerintah desa, dan juga RT, RW. Baik di perumahan maupun di kampung, kita kerahkan untuk kerja bakti,” jelasnya.
Nemin juga menyoroti masalah sampah yang masih banyak ditemukan di saluran air, menyebabkan sumbatan dan genangan. Ia mengingatkan bahwa akan ada sanksi bagi warga yang membuang sampah sembarangan. Meskipun tingkat partisipasi warga belum mencapai 50 persen, Nemin tetap menghargai usaha warga yang ikut berpartisipasi.
“Saya ucapkan terima kasih kepada warga yang mau berpartisipasi bersama pemerintah desa, RT, RW untuk mengerjakan saluran-saluran yang tersumbat,” tutup Nemin.


