Koranpelita.co, Kabupaten Bekasi – Lurah Desa Burangkeng, Kecamatan Setu, Kabupaten Bekasi, Nemin bin Sain, berpesan kepada para calon anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD) agar siap menerima hasil pemilihan dengan lapang dada.
“Yang terpilih bukan berarti menjadi raja, dan yang tidak terpilih bukan berarti kalah segalanya. Semua punya tujuan yang sama, yaitu membangun desa,” ujarnya saat sambutan pada pengundian nomor urut calon BPD, Kamis (14/5/2026).
Ia mengingatkan agar para calon tidak saling menjatuhkan, apalagi menggunakan fitnah atau serangan pribadi dalam sosialisasi.
“Silakan menyampaikan aspirasi atau kritik, tapi jangan menyerang pribadi. Itu tidak dibenarkan, baik menurut hukum maupun agama,” tegasnya.
Selain itu, Nemin menekankan pentingnya transparansi, termasuk dalam pengelolaan anggaran selama tahapan pemilihan BPD. Ia mengajak panitia dan calon untuk menjalankan proses secara terbuka agar tidak menimbulkan kecurigaan di masyarakat.
“Semua harus dilakukan secara benar, terbuka, dan transparan, termasuk dalam penggunaan anggaran,” ucapnya.
Di akhir sambutannya, Nemin mengajak seluruh pihak untuk kembali pada tujuan utama, yakni membangun desa dengan semangat persatuan.
“Apapun perbedaan kita, mari kita jaga kerukunan. Tujuan kita sama, yaitu memberikan yang terbaik bagi masyarakat dan membangun desa bersama,” tandasnya.
Dalam kegiatan tersebut, para calon anggota BPD juga menandatangani deklarasi damai sebagai komitmen menjaga kondusivitas.



