KORAN PELITA – Berdasarkan data per Oktober, realisasi pajak di Desa Ciledug baru mencapai 47 persen dari total yang ditargetkan. Kolektor Pajak Desa Ciledug, Nursin, mengungkapkan bahwa situasi ekonomi warga menjadi salah satu faktor rendahnya pembayaran pajak.
“Mungkin warga sedang kesulitan. Mudah-mudahan target bisa tercapai pada akhir tahun,” kata Nursin, Rabu, 6 November 2024.
Ia menyampaikan bahwa pada akhir Agustus target realisasi pajak adalah 50 persen, dan diharapkan meningkat menjadi 60 persen pada September. Hingga saat ini, jumlah pembayaran pajak yang terkumpul mencapai Rp1,3 miliar, dengan sisa Rp1,5 miliar yang masih harus dikejar.
Untuk mencapai target, Nursin menyebutkan bahwa pihaknya terus melakukan sosialisasi kepada masyarakat. Pendekatan dilakukan melalui Ketua RT dan RW untuk mendorong partisipasi warga dalam memenuhi kewajiban pajak.
“Kami terus berkoordinasi dengan RT dan RW agar sosialisasi berjalan efektif,” jelasnya.
Pemdes Ciledug menargetkan realisasi pajak bisa mencapai 80 persen hingga akhir tahun ini.



