TP2DD, Pemkab Bekasi Mantapkan Implementasi ETPD

Pj. Sekretaris Daerah Kabupaten Bekasi Jaoharul Alam menghadiri dan membuka secara resmi kegiatan Pemantapan Implementasi Elektronifikasi Transaksi Pemerintah Daerah (ETPD) Tahun 2024.

Bekasi, koranpelita.co – Pj Sekretaris Daerah Kabupaten Bekasi Jaoharul Alam membuka secara langsung kegiatan High Level Meeting Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD) Kabupaten Bekasi. Kegiatan tersebut dalam rangka pemantapan implementasi Elektronifikasi Transaksi Pemerintah Daerah (ETPD) Tahun 2024 di Hotel Sakura Park Sukamahi kecamatan Cikarang Pusat, Senin(09/09/2024).

Jaoharul Alam menyampaikan, kegiatan High Level Meeting TP2DD ini bertujuan untuk menyelaraskan wawasan serta pemahaman dalam memantapkan implementasi ETPD di Kabupaten Bekasi dalam mendukung percepatan perluasan digitalisasi daerah.

“Saat ini Pemda Kabupaten Bekasi telah melakukan elektronifikasi pada pendapatan dan belanja daerah selain bertujuan untuk memberikan kemudahan juga dapat kita manfaatkan sebagai salah satu media, guna merubah transaksi pendapatan dan belanja daerah menjadi non tunai berbasis digital,” jelasnya.

BACA JUGA:  Terminal 2F Bandara Soetta Pusat Layanan Terintegrasi Keberangkatan 35.285 Jemaah Haji 2026

Jaoharul Alam juga mengatakan, digitalisasi pendapatan dan belanja daerah dapat meningkatkan transparansi transaksi pemerintah daerah. Sehingga mengurangi kebocoran pada sisi pendapatan daerah serta meningkatkan efektifitas dan efesiensi pada sisi belanja daerah.

BACA JUGA : Pj Sekda Kab Bekasi Jaoharul Alam Buka Acara Pemantauan Area Pengelolaan BMD

“Ya, seperti pembayaran pajak daerah bisa di lakukan melalui teller bank, agen bank, ATM, mobile banking, internet banking, virtual account, fintech, E-commerce dan Qris, sementara untuk pembayaran retribusi daerah bisa di lakukan Melalui teller bank, ATM, mobile banking, internet banking, virtual account dan Qris,” paparnya.

Dirinya juga menyampaikan, optimalisasi ETPD Pemerintah Daerah Kabupaten Bekasi melalui pemanfaatan kanal-kanal pembayaran digital menjadi keharusan seiring dengan modernisasi regulasi. Selain itu juga komitmen pimpinan serta Sumber Daya Manusia yang handal yang didukung oleh sarana dan prasarana yang mumpuni.

BACA JUGA:  Ribuan Pelari Ramaikan Tegal City Run 2026, Meriahkan HUT ke-446 Kota Tegal

“Ya, mengingat digitalisasi transaksi pemerintah daerah tergantung pada sistem perbankan yang mengelola RKUD, oleh sebab itu kolaborasi, koordinasi dan inovasi, antara bank BJB dengan pemerintah Kabupaten Bekasi menjadi sangat penting,” tandasnya. (D nu).