Terlibat Korupsi BRI Rp55 M, Oknum Juru Bayar Bekang Kostrad Dijebloskan ke Rutan

Jakarta, Koranpelita.co – Oknum purnawirawan TNI berinisial DSH selaku juru bayar Bekang Kostrad Cibinong yang diduga terlibat korupsi penyaluran kredit BRIguna kepada Batalion Bekang Kostrad sebesar Rp55 miliar tahun 2016-2023 dijebloskan  ke Rutan Salemba cabang Kejaksaan Agung pada Selasa (30/07/2024).

Penahanan terhadap DSH dilakukan setelah JAM Pidmil Mayjen TNI Wahjoedho Indrajit bersama Tim Penyidik Koneksitas terdiri dari Jaksa, Polisi Militer dan Oditur meningkatkan statusnya dari semula saksi menjadi tersangka.

“Adapun penahanan dilakukan oleh Atasan Yang Berhak Menghukum (Ankum) mengingat saat melakukan tindak pidana tersangka masih berstatus Prajurit TNI aktif,” ungkap Kapuspenkum Kejaksaan Agung Harli Siregar, Rabu (01/08/2024).

Harli menyebutkan tersangka ditahan di Rutan Salemba cabang Kejaksaan Agung selama 20 hari ke depan terhitung mulai 30 Juli  hingga 18 Agustus 2024.

BACA JUGA:  Guru Dibully Murid Diskorsing 19 Hari : Potensi Siswa Tidak Naik Kelas

“Sebelumnya tersangka diamankan Tim tangkap buronan Kejaksaan Agung karena tiga kali mangkir dari panggilan tim penyidik koneksitas. Sehingga dianggap menghambat penyidikan,” tutur Harli.

Adapun tersangka diamankan pada Selasa (30/07/2024) saat berada di sebuah rumah  di Perumahan Grand Kahuripan Cluster Merapi, Klapanunggal, Bogor, sekitar pukul 00.45 WIB.

Harli mengungkapkan peran dari tersangka DSH yaitu bersama oknum pegawai BRI (yang juga ditetapkan sebagai tersangka) di beberapa kantor unit mengajukan Kredit BRIguna secara fiktif.

“Sehingga diduga merugikan pihak BRI kurang lebih senilai Rp55 miliar,” katanya tanpa merinci siapa saja oknum pegawai BRI yang telah ditetapkan sebagai tersangka dan apakah telah ditahan.

Sedangkan total kerugian tersebut berasal dari BRI Kantor Cabang Cut Meutiah Jakarta sebesar Rp5.658.936.062, BRI Unit Menteng Kecil Jakarta sebesar Rp46.545.631.771 dan BRI Unit Cibinong Pabuaran Jawa Barat sebesar Rp3.276.342.857.(yadi)

BACA JUGA:  Usai Santap Nasgor MBG, Ratusan Santri dan Warga Demak Diduga Keracunan