Peringati Hari Lahir Kejaksaan ke-79, Kejati Pabar Renovasi Rumah, Sekolah dan Panti Asuhan

Manokwari, Koranpelita.co – Dalam rangka memperingati Hari Lahir Kejaksaan ke-79 yang akan dirayakan pada 2 September 2024, Kejaksaan Tinggi Papua Barat mengadakan serangkaian kegiatan bhakti sosial pada Jumat (30/08/2024).

Antara lain merenovasi atau bedah rumah warga, sekolah dan panti asuhan yang dilakukan dengan menggandeng Balai Pelaksana Penyedia Perumahan (BP2P) Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Pabar.

Kepala Kejaksaan Tinggi Pabar Muhammad Syarifuddin mengatakan untuk rumah yang direnovasi ada delapan unit, sekolah dua unit dan panti asuhan satu unit yang dimulai dengan peletakan batu pertama kemarin.

“Adapun delapan unit rumah warga yang direnovasi berlokasi di Kampung Arowi II Kelurahan Arowi, Kecamatan Manokwari Timur Kabupaten Manokwari,” kata Syarifuddin kepada Koranpelita.co, Sabtu (31/08/2024).

Dia menyebutkan rumah-rumah tersebut adalah sebagian dari 270 unit rumah warga yang terdampak bencana alam. “Baik akibat Tsunami tahun 1996 dan angin puting beliung pada tahun 2022,” tuturnya.

BACA JUGA:  Tanam 10.000 Mangrove di Mauk, Bupati Tangerang Apresiasi Kolaborasi Jurnalis Peduli Lingkungan

Oleh karena itu dia mengharapkan bantuan stakeholder terkait lainnya yaitu dari Pemprov Pabar, Pemkab Manokwari dan BUMN melalui program CSR untuk membantu rumah warga terdampak bencana alam.

“Agar progam perbaikan terhadap seluruh rumah warga yang terdampak bencana alam tersebut dapat berjalan simultan dan berkelanjutan,” ujar Syarifuddin.

Adapun, kata dia, untuk dua unit sekolah yang direnov dengan menggandeng juga BP2P Kementerian PUPR Pabar yaitu Taman Kanak-Kanak (TK) dan Sekolah Dasar (SD) Sowi Indah.

“Sedangkan untuk Panti Asuhan yaitu Panti Asuhan Yayasan Semi Metta Bahagia,” ujarnya seraya menyebutkan untuk renovasi panti asuhan pihaknya akan berusaha menggalang bantuan dan donasi dari masyarakat maupun stakeholder terkait.

BACA JUGA:  Wabup Tangerang Sebut Lingkungan Pendidikan Harus Bebas Dari Tindakan Kekerasan

Syarifuddin mengharapkan melalui berbagai kegiatan pihaknya bisa menjadi inspirasi bagi pemerintah daerah untuk lebih memperhatikan warga korban bencana alam yang masih membutuhkan.

“Kepedulian juga terhadap sarana pendidikan dan panti asuhan menunjukan komitmen kita untuk mendukung Pendidikan dan kesejahteraan anak-anak di Papua Barat,” ucap mantan Kajari Kota Cirebon ini.

Dalam kegiatan baksos bertemakan “Hari Lahir Kejaksaan Sebagai Simbol Terwujudnya Kedaulatan Penuntutan dan Advocaat Generaal”, Kejati Pabar juga memberikan sejumlah bantuan.

Antara lain alat tulis menulis dan papan tulis  untuk mendukung proses belajar mengajar. Kemudian bersama Ikatan Adhyaksa Dharmakarini (IAD) Wilayah Pabar memberikan bantuan berupa sembako, pakaian dalam untuk anak panti perempuan dan uang tunai.

BACA JUGA:  Sekda Kabupaten Tangerang Buka Seleksi Beasiswa Gemilang 2026 ke Universitas Al-Azhar Kairo

Selain itu Kejati Pabar dengan menggandeng Dinas Kependudukan Kabupaten Manokwari telah menerbitkan dan menyerahkan salinan Akta Kelahiran untuk 10 orang anak serta Kartu Identitas Anak (KIA) untuk 58 anak.

Begitupun dengan pihak BPJS Kesehatan Kabupaten Manokwari, telah menerbitkan dan menyerahkan Kartu BPJS Kesehatan kepada 9 siswa SD Sowi Indah dan 31  anak Panti Asuhan.(yadi)