KORANPELITA.co – Kondisi Jalan Ragemanunggal-Mekarsari di perbatasan Kabupaten Bekasi dan Kabupaten Bogor masih memprihatinkan dengan kerusakan sepanjang 100 meter.
Ketua Badan Permusyawaratan Desa Ragemanunggal, Sukarma Wijaya, menyatakan bahwa meskipun jalan ini sudah dipasangi penerangan, tetap saja rawan kejahatan.
“Dalam dua tahun terakhir, terdapat tiga kasus pembegalan dan satu insiden tawuran di lokasi ini,” ujar Sukarma pada Jumat, 28 Juni 2024.
Ia menjelaskan bahwa pemerintah desa dan pihak terkait secara konsisten mengajukan perbaikan jalan setiap tahun, namun belum ada realisasi hingga sekarang.
“Jalan ini biasanya sepi pada dini hari dan pagi, waktu yang sering dimanfaatkan oleh pelaku begal,” jelasnya.
Korban pembegalan umumnya adalah pekerja yang menuju Kawasan Industri.
“Kami berharap perbaikan jalan ini dapat segera direalisasikan agar mobilitas warga meningkat dan insiden pembegalan tidak terulang,” pungkas Sukarma.



