Prajurit Kodim 0716/Demak Bantu Evakuasi Warga Terdampak Banjir Bandang

Prajurit Kodim 0716/Demak berjibaku membantu evakuasi anak-anak dari banjir bandang di Karanganyar, Jateng, Kamis (08/02). (Foto : Pendim 0716)

KORANPELITA.CO – Jebolnya dua titik tanggul Sungai Wulan beberapa hari yang lalu di wilayah Dukuh Norowito, Desa Ketanjung, Kecamatan Karanganyar, Kabupaten Demak, membuat arus lalu lintas jalan Pantura arah Kudus menuju Demak mengalami kemacetan yang cukup panjang, terutama sekitar Pasar Karanganyar, Kabupaten Demak.

Sejumlah Prajurit TNI AD Koramil 08/Karanganyar Kodim 0716/Demak, berusaha membantu pengendara kendaraan roda dua yang terjebak di tengah terjangan air bah yang melintas di jalan pantura tersebut.

Selain membanjiri jalan raya pantura Karanganyar, utamanya jalan setelah Jembatan Tanggul Angin perbatasan Kudus ke arah barat atau ke arah Demak. Air juga merendam areal persawahan dan pemukiman warga.

Dandim 0716/Demak, Letkol Kav Maryoto, S.E., M.Si., M.M., ditemui di sela kegiatan evakuasi korban banjir di seputaran Sungai Wulan mengatakan, bahwa saat ini jajaran Kodim Demak telah menyiagakan personelnya untuk membantu korban bencana alam banjir akibat jebolnya Sungai Wulan.

BACA JUGA:  Sangat Inspiratif, Momen Kelulusan MTsN 3 Demak Diisi Aksi Bakti Sosial

“Kami membantu evakuasi warga yang terjebak banjir, menyalurkan bantuan makanan, hingga membantu mengatur lalu lintas di jalan Pantura Karanganyar Demak,” kata Letkol Maryoto, Demak, Senin (08/02/2024).

“Kita kerahkan personel ke lokasi. Tidak hanya dari Koramil sini saja, tetapi seluruh Koramil juga kita libatkan dalam membantu korban bencana alam banjir disini. Sebagian kita posisikan di jalan Pantura untuk membantu kelancaran arus lalu lintas,” tambahnya.

Lebih lanjut, Dandim menuturkan, banjir kali ini terbilang cukup parah karena banjir yang melanda akibat dari jebolnya sejumlah tanggul sungai, termasuk Sungai Wulan dan Kali Jratun alur saluran Waduk Kedungombo ini menimpa puluhan ribu rumah warga di beberapa Kecamatan, yaitu Karanganyar, Dempet dan Gajah.

BACA JUGA:  Pokja WHTR Gelar Raker di Sukabumi Bahas Program Kerja Strategis

“Mari kita berdoa agar banjir ini segera surut dan warga dapat kembali beraktifitas seperti sedia kala. Dan bagi warga yang tidak mau dievakuasi, kami mohon kesadarannya untuk segera evakuasi, karena jika curah hujan tinggi, banjir akan datang lebih parah lagi,” tandasnya. (red1)