Bandara Soetta,koranpelita.co – Sebagai bentuk komitmen terhadap Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) Nasional Tahun 2024, Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta) kembali menggelar Ramp Safety Campaign (RSC) dan Terminal Safety Campaign (TSC) di sisi udara dan sisi darat saat memperingati Bulan K3 Nasional (BK3N).
Program safety campaign mulai digelar tanggal 19 – 21 Februari 2024, yang terbagi menjadi beberapa rangkaian kegiatan, antara lain: Apel Bulan K3 Nasional, Terminal Safety Campaign, Ramp Safety Campaign, dan Talkshow Online BK3N. Adapun tema yang diusung BK3N tahun 2024, yaitu “Mari kita jaga keberlangsungan usaha perusahaan dengan penerapan budaya K3 yang berkelanjutan”.
Melalui program 3C (coordination, communication & collaboration), Bandara Soekarno-Hatta berperan aktif dalam melindungi dan menjamin keselamatan setiap tenaga kerja dan orang lain di dalam lingkungan bandar udara, yang diterapkan dengan adanya kolaborasi antar stakeholder di Bandara.
Executive General Manager KCU Bandara Soekarno-Hatta, Dwi Ananda Wicaksana memimpin langsung Apel dalam kegiatan ini menyampaikan, sebagai perusahaan BUMN yang bergerak di sektor industri penerbangan, PT Angkasa Pura II KCU Bandara Soekarno-Hatta memiliki business process dengan natural safety risk yang tinggi dan melibatkan high technology, modal yang besar juga dan harapan yang tinggi dari banyak pihak. Hal itulah yang mendorong kita sebagai pengelola agar selalu memprioritaskan level of safety melalui penerapan safety management system (sms) dan keselamatan & kesehatan kerja,” ujar Dwi Ananda.
Selain itu Dwi Ananda Wicaksana juga menjelaskan maksud dan tujuan kegiatan Bulan K3 Nasional 2024 merupakan promosi untuk meningkatkan kesadaran keselamatan dan menguatkan safety culture dalam bekerja.
“Sebagai komitmen perusahaan untuk menjamin terlaksananya penerapan sistem manajemen keselamatan dan kesehatan kerja, mari tingkatkan kesadaran terhadap pekerja akan pentingnya penerapan sistem keselamatan untuk mencapai tujuan zero accident di tempat kerja/perusahaan, dengan saling berkoordinasi, berkomunikasi dan juga berkolaborasi. Mari kita jaga awareness dan implementasi aspek 3s + 1c, dan tingkatkan safety performance hingga senantiasa berada pada Acceptable level of safety,” tutup Dwi Ananda. (*/sul).



