Bekasi, koranpelita.co – SD Negeri 03 Setiamekar menutup Ruang IV dan Ruang V dari segala aktivitas Kegiatan Belajar Mengajar (KBM). Hal itu, diketahui ketika awak media menyambangi sekolah yang berlokasi di Jl. Setia Mekar Raya, Desa Setia Mekar, Kecamatan Tambun Selatan, Senin (28/08/2023).
Kepala SD Negeri 03 Setiamekar, Tien Rostini, S.Pd. menuturkan, kebijakan untuk menutup ruang kelas itu dilakukan sekolah menyusul kondisi eternit atap yang nyaris ambrol, sehingga terpaksa harus ditopang menggunakan bambu.
“Sudah sekitar setahun kelas ini ditutup karena sangat tidak layak digunakan. Bahaya. Kami khawatir langit-langitnya jatuh dan menimpa siswa yang sedang belajar,” katanya.
Akibat kerusakan ruang kelas itu, Tien Rostini menyebut, para siswa harus belajar bergantian. Pasalnya, dari 5 ruang kelas, hanya 3 ruang yang dapat dipergunakan.
BACA JUGA : Kasus PT Sendawar, Kejagung Garap Direktur PT GBU-Asisten Tersangka
SD Negeri 03 Setiamekar memiliki 309 siswa dengan 12 Rombel (Rombongan Belajar). Dengan ketersediaan ruang kelas yang ada, waktu belajar harus dibagi dalam tiga shift.
“Akibatnya waktu belajar siswa terpangkas sekitar 1 jam supaya semua siswa mendapatkan (waktu) belajar. Misalkan, siswa kelas 6 yang harusnya menjalani KBM selama 6 jam, kini (waktu belajarnya) hanya 5 jam,” ungkap dia.
Menurut penuturan Tien Rostini, ruang kelas yang dulunya bekas rumah dinas penjaga sekolah itu dibangun pada tahun 2004 lalu. “Yang parah itu atap dan pondasinya. Sempat direnovasi tahun 2021, tetapi hanya rehab lantai kelas sedangkan atapnya tidak. Kemudian awal 2022 sudah rusak kembali atap eternitnya,” jelas Tien.
Tien Rostini mengatakan, sebagai upaya, pihak sekolah pernah mengajukan proposal ke Dinas Pendidikan serta Dinas Cipta Karya dan Tata Ruang Kabipaten Bekasi.
“Pada 17 januari 2023 pernah ada kunjungan perwakilan dari Dinas Cipta Karya dan Tata Ruang. Saat itu pernyataan dari dinas akan diperbaiki pada ABT 2023 ini, tetapi sampai sekarang belum ada kabar lagi,” terangnya.
Kondisi SD Negeri 03 Setiamekar ini sangat ironis karena terendus di tengah gencarnya komitmen Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bekasi pada sektor pendidikan.
SD Negeri 03 Setiamekar, yang notabene berada di Tambun Selatan sebagai daerah perkotaan, butuh sentuhan tangan pemerintah agar dapat segera ditanggulangi perbaikan ruang kelasnya. (D.Z).



