Bekasi, koranpelita.co – Mendekati hari raya Idul Adha, penjualan hewan kurban di Kabupaten Bekasi, alami peningkatan yang signifikan, pasalnya, para pedagang hewan kurban, seperti di Jl. Andini Sakti, Cikarang Barat, mengaku sudah mulai kebanjiran pembeli, salah-satunya di Lapak CV. Berkah Mandiri.
CV yang beralamat di Jl. Andini Sakti, Kp. Cibuntu Bojong Desa Gandasari, Kecamatan Cikarang Barat, Kabupaten Bekasi ini, menjual sapi kurban yang di datangkan dari luar daerah yaitu Bali dan Kupang.

Ditemui koranpelita.co – Kamis (08/06/2023) di lokasi penjualan, Asep Kurniawan pemilik lapak CV. Berkah Mandiri merasa bersyukur dengan meningkatnya permintaan hewan kurban.
“Alhamdulillah untuk Idul Adha tahun ini ada peningkatan sekitar 80 persen di banding tahun kemarin. Karena mungkin daya beli masyarakat juga sudah membaik, kalau di jumlah tahun kemarin (2022 red ) dan hari ini (2023 red) kurang lebih sudah menjual 500 ekor,” ungkapnya.
Asep juga mengatakan, Sapi yang ada saat ini berasal dari Kupang dan Bali, namun lebih dominan banyaknya dari Bali, sebagiannya dari kupang.
“Jenis sapi dari Bali dan Kupang ini, di sebutnya sapi pedaging,” tutur Asep.
Lanjut Asep, Untuk harga jual sapi ini, bervariasi tergantung dari berat bobot sapi tersebut. Di mulai dari harga 16 juta dengan berat 230 kg, dan 24 juta dengan berat 360 kg,
“Namun harga tersebut bisa saja mengalami perubahan sewaktu-waktu,” kata Asep.
Selain menjual sapi, Asep juga memberikan servis kepada para pembeli, atau pelanggannya, yaitu, memberikan layanan titip sapi, tanpa adanya biaya tambahan atau gratis.
“Kami sebagai pedagang sapi kurban, akan selalu berusaha memberikan yang terbaik bagi para konsumen, dengan memberikan pelayanan semaksimal mungkin, secara gratis. Baik dari pakan, perawatan kesehatan, dan pengiriman sampai lokasi itu free,” jelasnya.
“Untuk kesehatan kami ada dokter hewan yang menanganinya. Bila terjadi sesuatu pada sapi yang di titipkan, kami akan hubungi pemiliknya dan melakukan pergantian dengan nilai yang sama,” tambahnya.
Labih lanjut Asep mengatakan, Untuk pembeli, selain dari pelanggan, juga ada konsumen baru yang berasal dari berbagai kota. Antara lain Jabodetabek, Bandung, banten, juga daerah lainnya.
“Alhamdulillah, selama ini, konsumen kami, merasa puas bermitra kepada kami bahkan pelanggan kami kian bertambah,” ucap, Asep sambil terlihat senyum puasnya.
Ditanya masalah limbah sapinya, Asep menjawab dengan antusiasnya.
“Oh, kalau masalah limbah tenang bang, ada pengelolanya bahkan terdapat nilai ekonomis dari limbah itu sendiri, artinya limbah tersebut diolah untuk dijadikan pupuk. Bahkan salah-satunya, kami, CV. Berkah Mandiri selalu mendapatkan apresiasi dari Pemda Kabupaten Bekasi, dikarnakan limbah tersebut bisa di manfaatkan untuk menjadi sesuatu yang bermanfaat,” pungkasnya (Godem Al Ade I).



