KORANPELITA.CO – Anggota Dewan Pembina Asosiasi Pengusaha Bumiputera Nusantara Indonesia (Asprindo) Pusat, Prof. Dr. Ir. Jamaluddin Jompa, M.Sc., resmi dilantik kembali sebagai rektor Universitas Hasanuddin (Unhas) periode 2026-2030.
Sosok yang akrab dipanggil Prof JJ ini menduduki posisi Rektor Unhas untuk kali kedua setelah melewati pemungutan suara Majelis Wali Amanat (MWA), pada 14 Januari 2026. Saat itu Prof JJ unggul telak atas dua kandidat lain, dengan meraih dukungan 23 suara dari total 24 anggota MWA Unhas.
Dalam sambutannya, Prof JJ menyatakan bahwa amanah sebagai rektor Unhas untuk periode kedua adalah sebuah kehormatan, sekaligus tanggung jawab yang sangat berat.
“Saya mengibaratkan amanah sebagai rektor seperti menjadi nakhoda sebuah kapal besar yang sedang mangarungi lautan luas dengan cuaca yang tidak selalu bersahabat,” kata Prof JJ dalam keterangannya di Jakarta, Selasa 28 April 2026.
Sebagai orang Bugis Makassar yang ditakdirkan memiliki jiwa pelaut, ia mengaku tidak gentar sedikitpun menghadapi begitu banyak tantangan saat berlayar di tengah samudera.
“Saya memegang teguh prinsip pelaut ulung yang diungkapkan oleh melalui pepatah kualleangi tallanga nah toalia atau ketika layar terkembang, ketika kemudi sudah terpasang pantang surut biduk ke pantai,” ujarnya.
Prof JJ pun memaparkan awal perjalanan karirnya sebagai rektor Unhas yang harus menghadapi pandemi Covid-19 yang dinilainya penuh dengan tantangan. Dimana, ia harus bergelut dengan berbagai penyesuaian aturan dan mengadopsi cara kerja yang adaptif.
Namun di tengah masa sulit itu, ia melihat ketangguhan civitas akademika Unhas yang terus menyesuaikan diri dan beradaptasi dengan suasana baru. Serta terus menurus berinovasi menumbuhkan sistem pembelajaran yang relevan dengan kondisi kekinian.
“Ketangguhan dan kemampuan adaptif dari seluruh civitas akademika Unhas menjadi human capital yang sangat berharga. Unhas pasca pandemi covid-19 terus menorehkan berbagai prestasi gemilang baik di level nasional maupun internasional,” ucapnya lagi.
Ia menekankan, bahwa Unhas hari ini dan cerita berbagai prestasinya bukanlah kehebatan satu orang atau beberapa orang.
“Tidak ada pemain tunggal di Unhas. Unhas bisa mencapai berbagai prestasi karena semua unit melepaskan ego sektoral, saling menopang dan bergerak secara serentak,” kata Prof JJ.
Sebagai anggota Dewan Pembina Asprindo, Prof JJ dalam kesempatan terpisah, menyampaikan harapan agar Asprindo bisa menjadi forum, platform dan wadah bagi para pengusaha untuk bermitra.
“Bersatunya para pengusaha Pribumi (BumiPutera) di Asprindo bukan untuk bersaing tapi berkolaborasi dan bersinergi untuk tumbuh bersama,” ucapnya.
Ia pun berharap, agar seluruh DPW dan DPP Pusat bisa bertumbuh menjadi kekuatan nasional untuk membawa Indonesia sebagai negara dengan pengusaha yang memiliki daya saing internasional.
“Pengusaha Asprindo di tingkat nasional harus bisa bermitra, berkolaborasi, dengan pengusaha lokal, sekaligus mampu berkiprah di skala internasional,” pungkasnya.(red/*)



