Kota Tangerang,koranpelita.co – Sekretaris Daerah Kota Tangerang, Herman Suwarman membuka kegiatan Konsinyering dan Konsolidasi Data Penyusunan Laporan Keuangan Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) dan Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) sebagai bahan Laporan Keuangan Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang Tahun Anggaran 2022, berlangsung di Hotel Trembesi, BSD City, Kamis (26/1/2023).
Kegiatan ini dihadiri sekitar 234 pengelola keuangan SKPD dan BLUD di Lingkungan Pemkot Tangerang tersebut, Sekda menyampaikan apresiasinya kepada seluruh pengelola keuangan baik dari SKPD maupun BLUD atas prestasinya dalam mempertahankan Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) sebanyak lima belas kali berturut-turut.
“Alhamdulillah kita merupakan satu-satunya Pemerintah Daerah di Indonesia yang memperoleh penghargaan opini WTP 15 kali berturut-turut dari Menteri Keuangan RI pada Bulan September 2022 lalu berharap pencapaian tersebut tentunya dapat membawa dampak yang baik dalam meningkatkan pelayanan dan juga kesejahteraan untuk masyarakat.” ujar Sekda.
BACA JUGA : Wali Kota Tangerang Bilang Hambatan Pemerintah Daerah Keterbatasn Kewenangan
Untuk itu, Herman meminta agar kualitas laporan keuangan SKPD dan BLUD di Lingkungan Pemkot Tangerang dapat lebih ditingkatkan lagi agar program-program Pemkot dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat dapat berjalan dengan lebih optimal.
Pencapaian ini tentunya tidak didapat dengan mudah, karena membutuhkan komitmen yang tinggi dari setiap pihak dan didalamnya juga terdapat proses pembelajaran yang membutuhkan waktu dan tenaga.
“Karenanya, saya instruksikan kepada seluruh kepala OPD untuk melakukan monitoring penyusunan laporan keuangan SKPD dan BLUD agar laporan keuangan dapat tersusun sesuai dengan standar dan aturan yang berlaku serta tercipta sistem pengendalian intern yang memadai dan juga kecukupan pengungkapan atas laporan keuangan,” papar Sekda.
Lebih lanjut, Herman berpesan kepada seluruh peserta yang hadir agar dapat fokus melakukan kegiatan konsiyering tersebut hingga tuntas guna meningkatkan kompetensi dan pemahaman penyusun laporan keuangan sehingga terwujud efisiensi, efektivitas, transparansi dan akuntabilitas yang nantinya berimbas terhadap kesejahteraan masyarakat. (sam).



