Waduh ! Kepala KCD Pendidikan Sebut Wartawan dan LSM Pemeras

Bekasi, koranpelita co – Ironis apa yang diungkapkan Kepala Kantor Cabang Daerah (KCD) Pendidikan Wilayah 3 Bekasi, Asep Sudharsono. Betapa tidak, saat LSM akan menanyakan surat klarifikasi, namun Kepala KCD tanpa ragu menyatakan bahwa wartawan dan LSM adalah pemeras.

Ungkapan wartawan dan LSM adalah pemeras itu dilontarkan Kepala KCD Wilayah 3, saat LSM Voise Of Society Republik Indonesia (VOSY RI) menanyakan jawaban surat atas dugaan penyalahgunaan pengelolaan anggaran Biaya Operasional Sekolah (BOS) tahun 2020 yang ada di sejumlah SMA dan SMK yang ada di Bekasi.

Demikian diungkapkan Sekretaris Jenderal (Sekjen) LSM VOSY RI, Heryanto, Selasa (20/09/2022).

BACA JUGA : Presiden Jokowi Resmikan Dua Ruas Jalan Tol Baru 

Menurut Heryanto, perlakuan yang terkesan menghina profesinya tersebut ketika lembaganya menanyakan jawaban surat klarifikasi kepada Kepala KCD Wilayah 3 Bekasi.

BACA JUGA:  Perempuan Aktivis Desa Maju BPD Mangunjaya, Supratiwi Usung Perlindungan Anak dan perempuan serta Pemberdayaan Warga

“Saya heran, kok Kepala KCD melontarkan pernyataan wartawan dan LSM adalah pemeras, padahal pihaknya hanya menanyakan jawaban surat pengelolaan dana BOS tahun 2020,” ujarnya.

Dikatakan Heri, pernyataan Kepala KCD Wilayah 3 Bekasi tersebut terkesan memberikan justifikasi kepada para wartawan dan LSM, bahwa kinerja wartawan dan LSM tidak ada yang benar.

Bahkan, kata Heri menambahkan, dengan pernyataan tersebut, Kepala KCD telah menyatakan semua wartawan dan LSM semua pemeras. Dan ini sangat melukai hati dan perasaan serta pembunuhan karakter para wartawan dan penggiat secara keseluruhan.

“Dengan pernyataan Kepala KCD itu, terkesan mengatakan semua wartawan dan LSM pemeras. Dan ini melukai hati serta perasaan kita sebagai penggiat dan para wartawan,” imbuhnya.

BACA JUGA:  Perempuan Aktivis Desa Maju BPD Mangunjaya, Supratiwi Usung Perlindungan Anak dan perempuan serta Pemberdayaan Warga

Diungkapkan Heryanto, pernyataan Kepala KCD Pendidikan Wilayah 3 tersebut terjadi pada, Rabu (14/09/2022) sekitar jam 14.00 WIB di Kantor KCD Pendidikan Wilayah 3 Bekasi.

Ditambahkan Heri, bukan hanya menyatakan wartawan dan LSM pemeras, Kepala KCD Pendidikan Wilayah 3 Bekasi juga menyatakan, akibat kinerja wartawan dan LSM melakukan fungsi kontrolnya membuat kepala sekolah merasa tidak nyaman. Sebab fungsi kontrol itu ujung-ujungnya memeras dan melakukan intimidasi.

“Jelas apa yang dikatakan Kepala KCD ini merupakan penghinaan dan pelecehan terhadap profesi wartawan dan LSM. Ini harus dibuktikan, sehingga tidak liar dan menjadi imej negatif bagi profesi,” kata Heri.

Kepala KCD Pendidikan Wilayah 3 Bekasi, Asep Sudharsono saat dikonfirmasi mengungkapkan, bahwa pihaknya tidak mungkin memberikan pernyataan yang melecehkan profesi wartawan dan LSM.

BACA JUGA:  Perempuan Aktivis Desa Maju BPD Mangunjaya, Supratiwi Usung Perlindungan Anak dan perempuan serta Pemberdayaan Warga

Apalagi, kata Asep menambahkan, pihaknya sudah kenal dengan wartawan dan LSM. Pernyataan seperti itu tidak mungkin dilontarkan pihaknya.

“Abang kenal saya berapa lama? Apakah mungkin saya mengatakan itu?” ucap Asep. (Ane).