Perempuan Aktivis Desa Maju BPD Mangunjaya, Supratiwi Usung Perlindungan Anak dan perempuan serta Pemberdayaan Warga

Aktif di berbagai kegiatan sosial desa, Supratiwi maju sebagai calon anggota BPD dengan membawa visi pembangunan yang inklusif.

Tambun Selatan, Koranpelita.co — Kontestasi pemilihan anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Desa Mangunjaya, Dusun 1, mulai menghadirkan figur-figur dengan rekam jejak sosial yang kuat. Salah satunya adalah Supratiwi, aktivis perempuan yang dikenal aktif dalam kegiatan pemberdayaan masyarakat, perlindungan anak, hingga penanggulangan bencana di lingkungan desa.

Dengan mengusung slogan “Suara Perempuan Kekuatan Pembangunan Desa”, Supratiwi menyatakan kesiapan maju sebagai calon anggota BPD untuk memperjuangkan kesetaraan gender, pemberdayaan perempuan, serta pemenuhan hak anak demi terciptanya keluarga yang sejahtera dan lingkungan sosial yang lebih kuat.

Dalam visi yang diusungnya, Supratiwi menilai pembangunan desa tidak hanya berbicara soal infrastruktur, tetapi juga menyangkut kualitas sumber daya manusia, perlindungan kelompok rentan, serta keterlibatan perempuan dalam pengambilan keputusan di tingkat desa.

BACA JUGA:  Wali Kota Tangerang Hadiri Lepas Sambut Kejari Kota Tangerang, Ajak Perkuat Sinergi

“Perempuan harus diberikan ruang yang lebih besar dalam pembangunan. Karena desa yang kuat lahir dari keluarga yang sehat, aman, dan sejahtera,” ujarnya kepada Koranpelita.co. Kamis (07/05/2026).

Supratiwi bukan sosok baru di tengah masyarakat Mangunjaya. Ia tercatat aktif di berbagai organisasi sosial dan kemasyarakatan, di antaranya sebagai anggota Forum Pengurangan Risiko Bencana (FPRB), anggota Lembaga Bantuan Hukum Anak dan Perempuan Indonesia (LBH API) Bekasi, Ketua SATGAS PPA/SAPA Mangunjaya, Koordinator UKBM Desa Siaga Mangunjaya, hingga Sekretaris RW 007 Mangunjaya.

Jejak pengabdian tersebut menjadi modal sosial yang dinilai cukup kuat untuk membawa aspirasi masyarakat ke dalam forum BPD, lembaga yang memiliki fungsi strategis dalam pengawasan kebijakan desa serta penyaluran aspirasi warga.

BACA JUGA:  Diskominfo Kota Tangsel Gelar Pelatihan Vidografi Bersama Karang Taruna

Di tengah meningkatnya tuntutan masyarakat terhadap transparansi dan partisipasi publik, kehadiran figur perempuan dalam lembaga desa dinilai menjadi energi baru bagi demokrasi lokal.

Tidak sedikit warga berharap BPD ke depan mampu lebih responsif terhadap persoalan sosial seperti kekerasan terhadap perempuan dan anak, kesehatan lingkungan, hingga pemberdayaan ekonomi keluarga.

Supratiwi juga menegaskan komitmennya untuk membangun komunikasi yang terbuka dengan masyarakat apabila nantinya mendapat amanah sebagai anggota BPD.

“BPD harus hadir di tengah masyarakat, mendengar langsung kebutuhan warga, bukan hanya muncul saat ada agenda formal,” katanya.

Pencalonan Supratiwi mendapat perhatian dari berbagai kalangan warga karena dianggap mewakili suara perempuan dan kelompok sosial yang selama ini aktif bekerja di lapangan namun jarang tampil dalam ruang pengambilan kebijakan desa.

BACA JUGA:  Wakil Wali Kota Tangsel Tinjau  Proyek di Jalan Ciater

Dengan pengalaman organisasi dan kedekatan sosial bersama warga, Supratiwi berharap dukungan masyarakat dapat menjadi kekuatan bersama untuk mewujudkan perubahan yang lebih baik di Desa Mangunjaya.

“Bersama kita membangun Desa Mangunjaya,” tutupnya. (Dodo.Z).