Ketum Ganjarist Bikin Kesalahan Vatal, Warga NU Minta Ganjar Pranowo Tindak Ulah Eko Kuntadhi

Ketum Ganjarist, Eko Kuntadhi.

SEMARANG, koranpelita.co – Warganet dihebohkan dengan narasi penghinaan terhadap salah satu insan pesantren.

Eko Kuntadhi, Ketua Umum Ganjarist (Loyalis Ganjar Pranowo) buat ulah dengan diduga menyebar video penghinaan terhadap Ustadzah Imaz Fatimatuz Zahra atau yang akrab disapa Ning Imaz dari Pondok Pesantren Lirboyo, Kediri, Jawa Timur.

“Tolol tingkat kadal. Hidup kok cuma mimpi selangkangan,” demikian keterangan video yang diunggah akun @_ekokuntadhi dikutip di Jakarta, Rabu (14/9) kemarin.

Video dan cuitan Eko yang dimaksud diketahui kini sudah dihapus yang bersangkutan, sayangnya hal itu sudah terlanjur viral dan menjadi polemik di masyarakat khususnya kalangan pesantren.

Bahkan suami dari Ning Imaz sendiri sudah mengeluarkan respons dengan mempertanyakan maksud Eko Kuntadhi menyebarkan video dengan narasi menyudutkan.

BACA JUGA:  Semarak Hari Bhayangkara ke-80, Polda Banten Banten Gelar Bazar UMKM, Pasar Rakyat dan Lomba Kicau Burung

Diketahui, respon keras juga dikeluarkan dari Akun twitter GP Ansor Gamping langsung menyinggung Gubernur Jawa Tengah tersebut agar menindak ulah Ketua Umum Ganjarist ini.

“Bapak @ganjarpranowo ini lho bocahe panjenengan, Ketua Ganjarist si @_ekokuntadhi sudah kelewat batas kurang ajar!” cuit akun tersebut, dikutip Rabu (14/9).

Mereka menyanyangkan sosok Ganjar diisi oleh orang-orang seperti Eko Kuntadhi.

“Jika barisan panjenengan pak @ganjarpranowo diisi uwuh-uwuh (sampah) macam @_ekokuntadhi @jagalkadrun1312 @justinkanya dan rombongannya, sudah deh pak.. ambyar! Mereka ini sok-sokan nasionalis tapi kelakuane bikin horeg negeri ini. Tendang saja pak!,” tambah akun tersebut dalam cuitannya.

Mengenai perkembangan yang ada, Eko pun berkilah bahwa dirinya hanya bercanda dan meminta maaf atas perbuatannya tersebut.

Sebelumnya, GP Ansor DKI Jakarta juga mengecam Eko Kuntadhi atas ulahnya tersebut. (red*)

BACA JUGA:  Semarak Hari Bhayangkara ke-80, Polda Banten Banten Gelar Bazar UMKM, Pasar Rakyat dan Lomba Kicau Burung