BEKASI, koranpelita.co – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bekasi melalui Dinas Lingkungan Hidup (LH) Kabupaten Bekasi programkan pembangunan Tempat Pengolahan Sampah Reduce, Reuse, Recycle (TPS3R).
Pembangunan TPS-3R tersebut akan dilaksanakan di 6 lokasi berada daerah Kabupaten Bekasi. Diketahui, TPS-3R adalah sistem pengolahan sampah dengan inovasi teknologi mesin pencacah sampah dan pengayak kompos yang lebih efektif dan efesien.
Hal ini diungkapkan Plt Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Bekasi, Eman Sulaeman, Jumat (22/04/2022).
BACA JUGA : Peringati Hari Kartini, Humas Diskominfo Kota Tangerang Gelar Bincang Prahu
Dirinya menjelaskan, pembangunan itu untuk menekan volume sampah yang terus melonjak dan membebani TPA Burangkeng.
“Dinas LH akan membangun TPS3R di 6 lokasi yang tersebar di Kabupaten Bekasi, hal itu untuk menekan volume sampah di TPA Burangkeng,” jelas Eman Sulaeman.
Dalam melakukan pembangunan Tempat Pengolahan Sampah Reduce, Reuse, Recycle (TPS3R) yang harapkan, kata Plt Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Bekasi, Eman Sulaeman, pembangunan TPS3R ini terealisasi dengan baik di tiap wilayah, maka sampahnya bisa dikelola dengan baik dan mengurangi sampah.
Menurut dia, bahwasanya pentingnya dukungan teknologi dan partisipasi warga dalam upaya pengelolaan sampah perkotaan.
BACA JUGA : Peran UMKM Penting di Era Kekinian
Lebihlanjut Eman Sulaeman mengatakan, bahwa warga harus ikut ambil bagian dalam upaya pengelolaan sampah karena sebagai kota yang penduduknya padat, Kabupaten Bekasi menghasilkan banyak sampah.
“Di wilayah Kecamatan Cibitung dibangun TPS 3 R saat ini sedang proses berjalan, ini adalah bentuk wujud dari peningkatan peran serta masyarakat untuk melakukan pengelolaan persampahan,” katanya.
Masih kata Eman, saat ini yang sedang dibangun di Kelurahan Wanasari RW 18 disini ada kelompok masyarakat untuk mengelola sampah seperti halnya bank sampah ini adalah bentuk pembinaan UPTD Pengelolaan Persampah Wilayah 3 terhadap pembangunan tersebut.
“TPS 3 R ini dibangun akan diberikan teknologi juga yaitu Teknologi Komposting adalah sebuah program untuk mengolah sampah organik menjadi pupuk,” ujarnya.
Eman Sulaeman menambahkan, pengelolaan persampahan ini dikhususkan untuk sampah daerah Wanasari, jadi pengelolaan sampah itu selain mengurangi sampah itu juga bagus untuk pemberdayaan masyarakat wilayah masyarakat disana.
“Total target ada 6 titik yang akan dibangun yaitu Kecamatan Tambun Selatan, Cibitung, Cikarang Utara, Tambun Utara dan Babelan. Yang sedang dibangun berjalan Tambun Selatan Mangun Jaya dan Cibitung Wanasari,” tambahnya..
Selain itu, Dinas Lingkungan Hidup menyalurkan bantuan bentuk dump truk sampah sebanyak 18 unit untuk peningkatan peran serta masyarakat dalam pengelolaan sampah didaerahnya. Adv .
- Ini, Pesan Pj. Sekda Ida Farida ke RT RW - 08/11/2025
- Forkopimda Bekasi Tabur Bunga di Makam Kyai Noer Ali - 08/11/2025
- 15 Pasang Finalis Masuk Grand Final di Malam Puncak Abang Mpok - 08/11/2025



