DP3A Sinergi dengan Dinsos Atasi Kekerasan dan Ekploitasi Anak

Kepala DP3A Kabupaten Bekasi, Ani Gustini

BEKASI, koranpelita.co – Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) bersama Dinas Sosial bekerjasama dalam pencegahan kekerasan dan eksploitasi pada anak di Kabupaten Bekasi.

Kepala DP3A Kabupaten Bekasi Ani Gustini mengatakan, setiap anak memiliki hak-hak dasar yang melekat pada setiap diri anak yang harus dihormati, dilindungi, dan dipenuhi. Sehingga penting memberikan pemahaman kepada masyarakat tentang upaya pencegahan tindak kekerasan dan eksploitasi terhadap anak.

Oleh karena itu, pihaknya bersama Dinsos bersinergi untuk melakukan pencegahan dan eksplorasi pada anak agar tindakan kekerasan dan ekploitasi pada anak bisa diminimalisir.

“Kami bersama Dinsos bekerjasama dalam permasalahan kekerasan dan eksploitasi terhadap anak di Kabupaten Bekasi. Jadi nanti dari Dinsos yang langsung melakukan eksekusi terhadap anak yang mengalami kekerasan atau mengalami eksploitasi, sehingga kami nanti akan memberikan pendampingan psikolog terhadap anak tersebut,” kata Ani Gustini, Jumat (08/10/2021).

Tingkat kekerasan dan eksploitasi terhadap anak sangatlah tinggi karena bisa disebabkan pengangguran dan angka putus sekolah. “Tingginya angka kekerasan dan eksploitasi terhadap anak bisa disebabkan karena banyaknya pengangguran dan angka putus sekolah yang tinggi. Karena ini merupakan permasalahan kita bersama yang harus cepet diselesaikan, agar kasus kekerasan dan eksploitasi terhadap anak di Kabupaten Bekasi menurun,” lanjutnya.

Ia berharap dengan adanya kerjasama dengan Dinsos, kekerasan dan eksploitasi terhadap anak bisa menurun dan diharapkan masyarakat untuk tidak segan-segan melapor ke pihak berwajib atau ke DP3A apabila mengalami tindakan kekerasan. (dnu)