Kota Bekasi, koranpelita.co – Upaya mencari dan membina bibit atlet panjat tebing sejak usia dini terus dilakukan di Kota Bekasi. Universitas Bhayangkara Jakarta Raya (Ubhara Jaya) melalui Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Mahasiswa Pencinta Alam (Mapala) Keluarga Penjelajah Alam Kapal Baja menggandeng delegasi Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Jawa Barat menggelar kompetisi Stellar Summit 2026.
Kompetisi yang berlangsung pada 25–27 September 2026 tersebut digelar di Wall Climbing UKM Kapal Baja, Ubhara Jaya. Pesertanya berasal dari kalangan pelajar hingga mahasiswa dari berbagai daerah di Pulau Jawa.
Ajang ini tidak sekadar menjadi arena perebutan gelar juara. Kompetisi tersebut dirancang sebagai ruang pencarian talenta baru sekaligus pembibitan atlet panjat tebing, khususnya dari kelompok usia muda.
Sedikitnya terdapat tiga kategori yang dipertandingkan, yakni Under 11 putra-putri, pelajar usia 11–16 tahun putra-putri, serta mahasiswa non-atlet putra-putri.
Ketua Pelaksana UKM Kapal Baja, Doel, mengatakan pembatasan kategori mahasiswa hanya untuk peserta non-atlet menjadi bagian dari konsep penjaringan atlet baru.
Menurutnya, kompetisi antarpelajar dan mahasiswa dapat menjadi pintu masuk untuk menemukan potensi yang selama ini belum mendapatkan ruang kompetisi.
“Melalui perlombaan antarsekolah dan perguruan tinggi, kami ingin menjaring atlet dan bakat baru untuk memajukan kembali panjat tebing Kota Bekasi, terutama dari usia dini,” ujar Doel.
Ia menilai pembinaan atlet tidak cukup hanya mengandalkan latihan rutin. Atlet muda juga membutuhkan pengalaman bertanding agar terbiasa menghadapi tekanan, lawan, serta situasi kompetisi yang sebenarnya.
Karena itu, Stellar Summit 2026 diharapkan dapat menjadi bagian dari proses membangun mental sekaligus menambah jam terbang para peserta sebelum mereka memasuki kompetisi dengan level yang lebih tinggi.
“Diharapkan ke depan para atlet akan matang seiring perkembangan latihan dalam menghadapi kompetisi-kompetisi berikutnya di skala regional maupun nasional,” katanya.
Delegasi FPTI Jawa Barat, Nurudin, mengatakan kompetisi dijadwalkan berlangsung selama tiga hari, mulai 25 hingga 27 September 2026.
Kegiatan dimulai sejak pagi hingga malam hari, sekitar pukul 07.00–21.00 WIB, dengan seluruh rangkaian perlombaan dipusatkan di fasilitas Wall Climbing UKM Kapal Baja Ubhara Jaya.
Panitia menargetkan sekitar 123 peserta ambil bagian dalam kompetisi panjat tebing antarpelajar tersebut.
“Kami menargetkan jumlah 123 peserta yang ikut berpartisipasi dalam perlombaan climbing antarpelajar,” kata Nurudin.
Menurut dia, keberadaan kategori usia dini menjadi salah satu bagian penting dalam kompetisi tersebut. Sebab, proses regenerasi atlet membutuhkan waktu panjang dan harus dimulai dari jenjang paling dasar.
Dari kompetisi inilah kemampuan peserta dapat mulai dipetakan, baik dari aspek teknik, keberanian, konsistensi maupun kesiapan mental dalam menghadapi pertandingan.
Para peserta yang berhasil meraih juara pertama, kedua dan ketiga di masing-masing kategori akan mendapatkan sertifikat penghargaan, uang pembinaan serta merchandise.
Lebih jauh, Stellar Summit 2026 diharapkan tidak berhenti sebagai kompetisi tahunan. Ajang tersebut diharapkan menjadi salah satu mata rantai pembinaan yang mempertemukan sekolah, perguruan tinggi, komunitas panjat tebing dan organisasi olahraga.
Dengan semakin banyaknya kompetisi untuk kelompok usia muda, peluang munculnya atlet baru yang mampu membawa nama Bekasi dan Jawa Barat ke level regional hingga nasional juga semakin terbuka. (D.Z).
- Stellar Summit 2026 Jadi Ajang Jaring Atlet Muda di Bekasi - 25/09/2026
- Kadisdik: Sarapan Bantu Konsentrasi Siswa - 24/09/2026
- Disdag Bekasi Tera 474 Timbangan di Cibitung - 24/09/2026



