KORANPELITA.CO — Pelaksanaan program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung Tahap III Tahun Anggaran 2026 di Kelurahan Debong Kidul, Kecamatan Tegal Selatan, Kota Tegal, resmi ditutup, Kamis (13/8/2026).
Seluruh sasaran fisik utama berupa pemasangan saluran U-Ditch beserta penutupnya sepanjang 123 meter berhasil diselesaikan secara tuntas atau 100 persen.
Acara penutupan dihadiri langsung oleh Wali Kota Tegal Dedy Yon Supriyono, bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (FORKOPIMDA) Kota Tegal serta para tamu undangan terkait.
Program TMMD Sengkuyung Tahap III ini berlangsung selama satu bulan lebih, yakni sejak 15 Juli hingga 13 Agustus 2026. Kegiatan ini diselenggarakan sebagai upaya nyata membantu pemerintah daerah mempercepat pembangunan sekaligus meningkatkan taraf kesejahteraan masyarakat di wilayah sasaran.
Dalam laporannya, Perwira Pelaksana TMMD Sengkuyung Tahap III, Kapten Inf Jamaluddin Abbas, menjelaskan bahwa pembangunan saluran air ini dilatarbelakangi oleh kondisi saluran yang belum permanen di lokasi, serta keterbatasan kemampuan swadaya masyarakat untuk melaksanakannya sendiri.
Pembangunan saluran tersebut menggunakan U-Ditch beserta penutup dengan spesifikasi ukuran per unit panjang 1,20 meter, lebar 0,40 meter, dan tinggi 0,50 meter, yang dipasang menyambung hingga mencapai total panjang 123 meter.
Tak hanya pekerjaan fisik, TMMD ini juga menyelenggarakan beragam kegiatan nonfisik yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat. Antara lain sosialisasi program TMMD, penyuluhan wawasan kebangsaan dan bela negara, pencegahan kenakalan remaja serta penyalahgunaan narkoba, penyuluhan keluarga berencana, penanganan kesehatan dan stunting, hingga kegiatan pemberdayaan masyarakat.
Seluruh kegiatan ini didukung anggaran dari APBD Kota Tegal sebesar Rp231 juta dan APBD Provinsi Jawa Tengah sebesar Rp57.760.189, sehingga total anggaran yang digunakan mencapai sekitar Rp288,76 juta.
Dalam amanat Pangdam IV/Diponegoro Mayor Jenderal TNI Achiruddin yang dibacakan Inspektur Upacara sekaligus Komandan Kodim 0712 Tegal, Letkol Inf Rachmat Ferdiantono, ditegaskan bahwa TMMD merupakan wujud sinergi lintas sektor antara TNI, Polri, pemerintah daerah, kementerian atau lembaga terkait, serta masyarakat untuk mempercepat pembangunan daerah.
Mengusung tema “TMMD Satukan Langkah Membangun Negeri dari Desa”, program ini menegaskan bahwa pembangunan di wilayah akar rumput merupakan fondasi utama pembangunan nasional. Pangdam juga menyampaikan apresiasi atas kerja sama seluruh pihak yang terlibat sehingga sasaran fisik maupun nonfisik dapat diselesaikan dengan hasil yang baik.
“Hasil pembangunan yang telah diwujudkan ini diharapkan dapat dipelihara dan dirawat bersama, agar terus memberikan manfaat yang berkelanjutan bagi masyarakat,” pesan Pangdam.
Sementara itu, Lurah Debong Kidul Erni menyampaikan rasa syukur dan terima kasih yang mendalam kepada jajaran TNI serta seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam pelaksanaan TMMD di wilayahnya.
“Alhamdulillah, seluruh kegiatan berjalan dengan lancar tanpa hambatan. Sekali lagi saya mengucapkan terima kasih kepada TNI dan semua pihak yang telah membantu masyarakat melalui kegiatan TMMD ini,” ujar Erni.
Ia juga berharap pembangunan saluran air tersebut dapat terus bermanfaat secara maksimal bagi warga dan dijaga bersama keberadaannya.
Dengan telah tuntasnya seluruh sasaran kegiatan, pelaksanaan TMMD Sengkuyung Tahap III TA 2026 di Kelurahan Debong Kidul secara resmi berakhir. Program ini sekaligus menjadi bukti nyata semangat gotong royong antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam bersinergi membangun wilayah.(her/hms)
- TMMD Sengkuyung Tahap III di Debong Kidul Resmi Selesai - 14/08/2026
- Bupati Demak Kukuhkan Paskibraka 2026 - 13/08/2026
- Pemkab Demak Evaluasi Pelayanan Kesra - 13/08/2026



