
KORANPELITA.CO – Seiring pesatnya perkembangan kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) yang semakin menyentuh kehidupan sehari-hari, Polres Tegal turut mengambil peran memperluas wawasan generasi muda melalui pelatihan pemahaman AI bagi pelajar tingkat menengah kejuruan. Kegiatan berlangsung di sejumlah sekolah di Kabupaten Tegal, Jawa Tengah, Senin (10/8/2026).
Pelatihan berlangsung sejak pukul 08.00 hingga 13.00 WIB, melibatkan 136 siswa dari SMK Negeri 1 Dukuhturi dan 67 siswa dari SMK Islamiyah Adiwerna. Secara keseluruhan, sebanyak 203 pelajar telah mengikuti dan menyelesaikan rangkaian pembelajaran.
Hadir dalam kegiatan Kabag SDM Polres Tegal, Kompol Agustinus Krisdwiantoro, S.H., M.H., Kanit Gakkum Satlantas Polres Tegal, Iptu Henry Ade Birawan, S.H., M.H., serta KBO Satlantas Polres Tegal, Ipda Bares Wiji Wijaya, didampingi para mentor Polres Tegal.
Melalui platform Senopati Academy, para pelajar dibekali materi dasar-dasar AI, tata cara penggunaan platform pembelajaran, pembuatan akun, hingga sesi pembelajaran langsung bersama pengajar. Materi mencakup modul pembelajaran, ujian awal dan akhir, fitur pembelajaran interaktif, serta evaluasi hasil belajar. Seluruh peserta yang menyelesaikan rangkaian kegiatan juga mendapatkan sertifikat sebagai bentuk apresiasi.
Kabag SDM Polres Tegal, Kompol Agustinus Krisdwiantoro, menyampaikan bahwa pemahaman terhadap teknologi AI penting diberikan sejak dini agar generasi muda tidak hanya menjadi pengguna, tetapi juga mampu memanfaatkannya secara bijak dan bertanggung jawab.
“Kami ingin pelajar tidak hanya menjadi pengguna teknologi, tetapi juga memahami cara memanfaatkannya secara tepat guna. AI dapat menjadi sarana yang sangat membantu dalam belajar dan mengembangkan kreativitas apabila digunakan dengan benar,” ujar Kompol Agustinus.
Lebih lanjut, ia menjelaskan literasi digital menjadi bekal penting agar pelajar mampu bersikap kritis terhadap berbagai informasi dan perkembangan teknologi yang berkembang pesat. Antusiasme peserta terlihat tinggi sepanjang kegiatan berlangsung, baik saat mengikuti materi maupun sesi diskusi dan evaluasi.
Kegiatan ini menjadi wujud kehadiran Polri tidak hanya dalam menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga turut mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia. Polres Tegal berharap pelajar dapat menjadikan teknologi AI sebagai sarana belajar dan berkarya positif, sekaligus memahami batasan agar tidak disalahgunakan demi kepentingan yang merugikan.(her/hms)


