Bekasi, Koranpelita.co – Rasa syukur dan terima kasih disampaikan Anen Cerdik Parwoto atau yang akrab disapa ACP setelah resmi dilantik sebagai anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Desa Muktiwari, Kecamatan Cibitung, Kabupaten Bekasi, untuk masa jabatan 2026–2034.
Bagi ACP, pelantikan tersebut bukan sekadar seremoni pengucapan sumpah dan pengukuhan jabatan. Lebih dari itu, momentum tersebut menjadi awal dari tanggung jawab besar untuk menjalankan amanah masyarakat selama delapan tahun ke depan.
Melalui ungkapan yang disampaikannya, ACP menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang selama ini memberikan dukungan, doa, serta energi perjuangan hingga dirinya dipercaya menjadi bagian dari BPD Desa Muktiwari.
“Alhamdulillah, puji syukur kepada Allah SWT,” ujar ACP dalam ungkapan rasa syukurnya.
Ia secara khusus menyampaikan terima kasih kepada Squad ACP Tegak Lurus, juga kepada Dinda Jiovanno, Baba Jonly, Dinda Suganda, Bang Kalimun, Om Dodo, Dinda Azis, Dede Rian dan seluruh tim yang telah memberikan dukungan selama proses perjuangan.
Ucapan terima kasih juga disampaikan kepada para ketua RT di lingkungan RW 12, para kader Posyandu, serta seluruh elemen masyarakat yang turut memberikan dukungan.
Menurut ACP, kontribusi setiap orang dalam perjuangan tersebut memiliki arti penting. Meski tidak seluruh nama dapat disebutkan satu per satu, ia menegaskan bahwa hal itu tidak mengurangi rasa hormat dan penghargaan kepada seluruh pihak yang telah memberikan dukungan.
“Terima kasih untuk semua yang telah memberikan support. Banyak yang tidak bisa saya sebutkan satu per satu, tetapi tidak mengurangi rasa hormat dan takzim saya. Kalian is the best,” ungkapnya.
Di balik keberhasilan tersebut, ACP juga memberikan penghargaan khusus kepada istri tercinta dan keluarga yang selama ini menjadi bagian penting dalam perjalanan perjuangannya.
Dukungan keluarga, kata dia, menjadi energi tersendiri dalam menghadapi proses panjang hingga akhirnya mendapatkan kepercayaan masyarakat untuk duduk sebagai anggota BPD. Namun, bagi ACP, pelantikan tersebut bukanlah garis akhir.
Ia menyebut jabatan sebagai anggota BPD merupakan langkah awal dari sebuah perjuangan yang lebih besar. Sebagai lembaga yang memiliki fungsi penting dalam penyelenggaraan pemerintahan desa, BPD dituntut mampu menjadi ruang aspirasi masyarakat sekaligus mitra strategis pemerintah desa.
Karena itu, kepercayaan yang diberikan masyarakat harus dijawab dengan kerja nyata, integritas, serta keberanian untuk memperjuangkan kepentingan warga.
“Ini adalah langkah awal dari suatu perjuangan. Semoga saya bisa menjalankan amanah yang telah dititipkan,” kata ACP.
Pesan tersebut menegaskan bahwa jabatan BPD tidak semata-mata berkaitan dengan posisi struktural. Di tingkat desa, BPD memiliki peran penting dalam menyerap aspirasi masyarakat, membangun komunikasi dengan pemerintah desa, serta ikut mengawal proses pembangunan dan kebijakan agar tetap berpihak kepada kepentingan warga.
Di tengah tuntutan masyarakat yang semakin kritis, anggota BPD dituntut tidak hanya hadir dalam forum formal. Mereka juga diharapkan mampu turun langsung, mendengar persoalan warga, serta memastikan aspirasi masyarakat tidak berhenti sebagai catatan rapat.
Bagi ACP, perjalanan sebagai anggota BPD Desa Muktiwari periode 2026–2034 kini resmi dimulai.
Dengan dukungan keluarga, tim perjuangan, serta masyarakat, ia menyatakan siap menjalankan amanah tersebut dengan semangat kebersamaan.
“Salam kompak, salam solid,” tutup ACP. (Dodo.Z).



