Bekasi, Koranpelita.co – Menjelang pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) 2026, Polsek Setu memperkuat komunikasi langsung dengan masyarakat melalui kegiatan Safari Jumat di Masjid At Taqwa, Kampung Cigebang, Desa Cibening, Kecamatan Setu, Kabupaten Bekasi, Jumat (31/7/2026).
Kapolsek Setu AKP Usep Aramsyah, S.H., M.H., hadir bersama sejumlah personel Polsek Setu serta Bhabinkamtibmas Desa Cibening dan Desa Cikarageman. Kegiatan tersebut diawali dengan pelaksanaan Salat Jumat berjamaah bersama warga.
Safari Jumat tidak hanya menjadi agenda silaturahmi antara kepolisian dan masyarakat, tetapi juga dimanfaatkan sebagai ruang komunikasi untuk menyampaikan pesan keamanan dan ketertiban masyarakat atau kamtibmas, terutama menjelang tahapan Pilkades.
Usai ibadah, AKP Usep Aramsyah mengajak masyarakat mengambil peran aktif dalam menjaga situasi lingkungan agar tetap aman dan kondusif. Menurutnya, keberhasilan menciptakan Pilkades yang damai tidak hanya bergantung pada aparat keamanan, melainkan membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat.
“Menjelang tahapan Pilkades, masyarakat diharapkan tetap menjaga persatuan, tidak mudah terprovokasi, serta mengedepankan cara-cara yang damai dalam menyikapi setiap perbedaan,” ujar AKP Usep.
Ia menekankan bahwa perbedaan pilihan politik di tingkat desa tidak boleh berkembang menjadi konflik sosial yang dapat merusak hubungan antarwarga. Pilkades, kata dia, merupakan proses demokrasi yang harus dijalankan dengan menjunjung persaudaraan, ketertiban, dan kepentingan bersama.
Kapolsek juga mengingatkan warga agar lebih waspada terhadap penyebaran informasi yang belum dapat dipastikan kebenarannya. Informasi yang beredar melalui media sosial maupun aplikasi percakapan perlu disaring dan diverifikasi sebelum dibagikan kembali.
Menurutnya, hoaks, isu provokatif, dan kabar yang tidak memiliki sumber jelas berpotensi memicu kesalahpahaman serta memperbesar ketegangan di tengah masyarakat, khususnya dalam situasi politik desa yang mulai menghangat.
“Jangan langsung percaya atau menyebarkan informasi yang belum jelas kebenarannya. Pastikan terlebih dahulu sumbernya agar tidak menimbulkan keresahan maupun perpecahan,” katanya.
Selain mengingatkan soal potensi gangguan keamanan selama tahapan Pilkades, AKP Usep turut mengajak masyarakat mengaktifkan kembali kegiatan sistem keamanan lingkungan atau siskamling.
Partisipasi warga dalam menjaga lingkungan dinilai penting untuk mencegah berbagai tindak kriminalitas, termasuk pencurian, peredaran narkoba, dan aktivitas lain yang dapat mengganggu keamanan serta ketertiban masyarakat.
Warga juga diminta meningkatkan kepedulian terhadap kondisi di lingkungan masing-masing. Apabila menemukan aktivitas mencurigakan atau potensi gangguan kamtibmas, masyarakat diharapkan segera melaporkannya kepada Bhabinkamtibmas, Polsek Setu, maupun melalui layanan pengaduan kepolisian.
Dalam kesempatan itu, Kapolsek Setu turut mengajak masyarakat menjaga toleransi dan memperkuat kerukunan antarwarga. Ia menilai keamanan wilayah akan lebih mudah terwujud apabila masyarakat membangun komunikasi yang baik dan tidak membiarkan persoalan kecil berkembang menjadi konflik.
Kegiatan Safari Jumat berlangsung dalam suasana aman, tertib, dan penuh keakraban. Dialog langsung antara aparat kepolisian dan masyarakat diharapkan dapat memperkuat kepercayaan publik sekaligus membuka ruang penyampaian informasi terkait kondisi keamanan di tingkat desa.
Melalui pendekatan keagamaan dan komunikasi langsung, Polsek Setu berupaya memastikan pesan kamtibmas dapat diterima secara lebih dekat oleh masyarakat. Kehadiran polisi di tengah warga juga menjadi bagian dari langkah pencegahan untuk menjaga stabilitas wilayah selama rangkaian tahapan Pilkades 2026.
Polsek Setu berharap masyarakat tidak hanya menjadi peserta dalam pesta demokrasi desa, tetapi juga menjadi bagian dari upaya menjaga keamanan, menolak provokasi, dan menciptakan Pilkades yang berlangsung damai serta bermartabat. (D.Z).



